"Sesungguhnya harapan itu selalu ada untuk orang yang berusaha. Berusahalah, maka harapan itu ada." -anonym-

Jumat, 15 Februari 2013

NOSTALGI(L)A #2

"Lalu apa yg terjadi dengan si Tono? dan apakah ungkapan hati si Budi diterima?"

Hmmm.. Kasih tau ga ya? (hehehe..)
Tono dan Budi alhamdulillah sehat wal'afiat kok sampai sekarang.. (hahaha)

"Waktu itu, tanpa berpikir panjang, saya pikir jawaban "YES" ga masalah. Kenapa ga dicoba? Itu sih pemikirian saya dulu, yang masih belum terlalu serius ke arah sana (Ke arah mana hayoo? haha)
Dan "YES" saya itu lah yang berdampak ke Tono. Kok bisa? Itulah yang tadinya saya tidak mengerti (emang sekarang udah ngerti?) hhaa.
Kelabilan emosi Tono saat itu saja yang membuat dia ga berpikir panjang. Kata orang-orang sih itu namanya patah hati (emang iya?!) haha. Lumayan lama dia menghindar untuk mencari kestabilan emosinya kembali. Bisa dibilang ga bisa dihitung hari, minggu, bahkan bulan. Tahunan! yaa Tahunan! Selama *tahun dia menganggap saya seakan-akan emang ga ada. Wajar sih. Tapi kalo liat respon dia seperti itu, rasanya saya itu makhluk terjahat di dunia. Kata maaf aja ampe ga cukup. Susah emang yang namanya "ikklas" itu.

Tapi 1 yang saya dapet,
"Persahabatan itu ya persahabatan.  Sampai kapanpun kamu mencoba melupakannya, itu akan semakin terlihat jelas di alam pikiranmu!"
Balapan motor yang dia lakukan itu hanya luapan emosi saja. Dia masih bisa berpikir sehat kok saat itu. Alhamdulillah tidak rerjadi sesuatu hal yang buruk saat itu. Kalau saja terjadi, mungkin saya juga ga bisa memaafkan diri saya sendiri sampai sekarang.

Mengingat kembali itu seolah-olah kita benar-benar sedang menari-nari dalam kejadian masa itu. Kejadian itu terlihat jelas, tak terlupakan satu hal pun (lebay!)

Ketika saya baru pertama kali yang namanya dekat dengan seseorang dengan ikatan yang berbeda (itu saya rasakan di masa akhir putih abu-abu), yang namanya berbagi cerita dengan para sahabat-sahabat yang setia mendengarkan dan menemaniku menangis. Semua itu saya rasakan.

Sebenarnya mengingat masa-masa putih abu-abu itu menyenangkan. Tertawa geli, senyum-senyum sendiri sampai dibilang kayak orang gila kalo diinget-inget. Mengingat boleh, tapi setidaknya jangan mengulangi sesuatu hal yang salahnya. (hhoho)

Seseorang berkata,
"Tak ada yang salah dengan cerita kehidupan kita, semua itu adalah cerita yang sudah tertulis.  Yang menjadi tantangan hanyalah bagaimana kita menghadapi kedepannya.  Apakah akan menjadi lebih baik, sama saja, atau malah lebih buruk?  Itulah PILIHAN!"
Setiap orang yang mempunyai hubungan dengan kita, hubungan apa pun itu, akan menjadi bagian cerita dalam hidup kita. Semua tergantung dari diri kita sendiri. Mau menjadi cerita pembangun, pembangkit, cerita aja, atau malah cerita terpuruk? Semua PILIHAN sist, bro!"

Ini lah ceritaku, bagaimana dengan cerita mu?

Senin, 11 Februari 2013

NOSTALGI(L)A #1

Tertawa geli jika saya melihat kembail postingan2 blog yang jaman dulu kala.
Rasanya lebay gituu. hhaa
Udah lama nih ga nulis di blog, ya walaupun tulisannya tidak begitu bagus (mungkin). hhe

Sekarang saya ingin menulis kembali, menulis kepingan-kepingan itu. ciaaa.. ya seperti lagunya Pasto (pergi untuk kembali) haiiyaaa. hehe

Tau kan kamu? (Pasti tau dong. :)) Kemarin saya baru buka blog ini kembali dan menggantikan title nya dengan "KEPINGAN MELANKOLIS". Kenapa saya ganti? Soalnya setelah diliat-liat, postingannya mellow semua. wuahaha Mungkin itu sisi melankolis saya sebagai wanita kali yaa. Wajar dong.. :)

Yiaah, walaupun banyak juga orang yg ga suka meloow, tapi percaya deh, semua orang itu punya sisi mellow nya, walaupun ga sama sih. hhee.. Mungkin ini mekanisme koping saya dalam mengatasi kegundahan hati atau bahasa kerennya Melankolis. Jadi, bagi siapapun yang menertawakan sisi melow seseorang itu sama saja dengan tidak menghormati hak dia sebagai manusia yang memiliki akal dan perasaan. Setuju?! Setuju atau tidak, setuju weh nyaak (sunda nya mulai keluar) haha.

Saya terlalu melankolis mungkin iya, tapi terlalu cuek juga iya (Nah lho!) hihi. Terlalu cuek disini mungkin lebih ke sisi tahu dan tidak tahunya mungkin yaa, dan mungkin juga dilihat dari sisi respek atau tidak dengan keadaan luar. Kenapa demikian? Karena saya seringkali dibilang "GA PEKA" dengan keadaan seseorang. 

Masih bingung? Oke deh, saya kasih contoh real nya begini :

"Suatu ketika (agak lebay dikit gpp ya? hhe) zaman dulu kala lah pokoknya. Zaman putih abu-abu (jaman nya galih dan ratna) hihi. Kagak cerita-cerita nih kalo ngomongin jaman mulu. hehe. Oke deh, dimulai yaa..
Di jaman itu, saya pernah disukai sama sahabat saya sendiri (sebut saja Tono) dan mungkin dampaknya masih sampai sekarang (hayoo lho!! anak orang) haha. Saya sih sebenarnya bukan ga peka juga sih, Tapi lebih tepatnya kagak mau ke-GR an. haha. Sampai suatu ketika, ada seorang laki-laki (sebut saja Budi) yang mengutarakan perasaannya kepada saya. Kesempatan bagus nih, masa ditolak? hhaha . Wajar ya, itu masih pemikirian jaman dulu. hha. Terus hubungannya dengan sahabat saya tadi apa?? Si Tono ngamuk berat, sumpah!! bukan kayak orang deh sepertinya. Dia berubah ampe 180 derajat. Saat itu sih saya masih belum tau ya sebabnya kenapa. Dia kagak mau bilang kenapa2nya. Cerita-cerita lagi udah jarang. Cuma emang rada aneh sih yaa, dia kagak bilang kenapa apanya, tiba-tiba langsung diemin saya dong, bahkan dia sampai menghindar, dan lebih nekatnya dia ampe balapan motor (agak lebay nih. hhe) untuk ngilangin stres nya. Wow!! Pasti sebagian orang ngomong gitu, tapi perasan saya saat itu serba salah bro! Dan saya pun ga bisa berbuat apa-apa."

Lalu apa yg terjadi dengan si Tono? dan apakah ungkapan hati si Budi diterima?

Berhubung saya harus ke kampus, nanti saya lanjutin lagi yaa..

~to be continued~

Minggu, 13 Mei 2012

Perkembangan Pendidikan Indonesia


02 Mei. Teman-teman tahu itu hari apa?
Ketika bertanya akan moment pada saat itu, tak jarang hanya sedikit yang tahu.
kalaupun tahu, tak sedikit yang menghiraukan.

Hari Pendidikan..
Ya, tepat sekali.
Tepatnya Hari Pendidikan Nasional.
Masih Nasionalkah?
Masih pedulikah negara Indonesia yang kita sanjungkan ini terhadap pendidikan?
Renungkanlah teman-teman.. :)

Coba kita balik lagi ke perjuangan pahlawan-pahlawan kita sampai menetapkan tgl. 02 Mei ini sebagai Hari Pendidikan Indonesia.
Subhanallah.. Jungkir balik memperjuangkannya bukan?
Jangan bilang teman-teman lupa Bapak Pendidikan Indonesia kita yang memperjuangkan Indonesia itu siapa.
Jangan bilang iyaaa..
ckckck,, Astaghfirullahal'adzim..
Cari tahu yaa siapaa.. Kalo sampai ga ketemu, berarti nilai IPS nya NIHIL. hihi, :)

Ini cerita nyata dari perjuangan seseorang yang sangat ku kenal..
Sebut saja "Bunga". hihi. :)

Jujur, bertahun-tahun saya bersekolah, menuntut ilmu sampai jungkir balik, baru kali ini hati saya bener-bener tersentuh.
Aww!!
Tersentuh? Pasti banyak yang bertanya-bertanya kan?
"Tersentuh kenapa? Emang apa yang terjadi? Ada yang salah?"
pasti teman-teman bertanya seperti itu kan? hehe

Saya pun terheran-heran, kenapa baru sekarang menyadari..
Ckckckck..
Tapi bersyukurlah menyadari, daripada hanya bisa tertidur dan tidak bangun-bangun. hehe.

Begini ceritanya, ceritanya begini, jadi begini ceritanya..
(Kapan mulainya? huh! hehe)

Sebelumnya, ini bukan berarti menyindir atau apa..
ini hanyalah sebuah ungkapan hati dan pikiran yang selama ini ternyata tertidur,
dan entah sampai kapan orang-orang yang masih tertidur itu akan bangun dari sarangnya..
Semoga saja cerita ini tidak menimbulkan salah paham dari pihak mana pun dan justru akan memperbaiki sistem yang seharusnya diperbaiki. aamiin..

Teman-teman tahu siapa yang memimpin negara ini?
Ya, pasti semua langsung menjawab, "Pak Presiden!!"
Lalu apa sih tugas presiden itu??
Memimpin bukan? Memperjuangkan bukan? Mengatur bukan? Mensejahterakan rakyatnya bukan?
Sekarang pertanyaannya dibalik,
Sudahkah teman-teman merasa dipimpin? Sudahkah teman-teman merasa sejahteraa??
#jawab sendiri dalam hati yaa. dan renungkan..:)

Kita balik lagi ke cerita Si Bunga..
Jadi Si Bunga itu barulah pulang dari Negara nun jauh disana, Texas, USA.
"Waw!! Jauh banget!! Ngapain disana? Jalan-jalan ya? Asik banget dah."
Pasti itu pertanyaan yang ada dibenak teman-teman kan?
Ckckck.. Sungguh susahnya berhusnudzon yaa. hehe
Teman-teman salah besar kalau men-judge si Bunga pergi jalan-jalan ke Texas, USA.
Kenapa? Karena nyatanya beliau tidak jalan-jalan.
Sama sekali TIDAK!!
Beliau kesana memperjuangkan nama negara yang sangat kita cintai ini, kita sebut saja Indonesia bersama temannya (Sebut saja Mawar)
dalam Lomba International Sustainable World Engneering Environment Project Olympiad selama 6 hari dari tanggal 2 Mei-7 Mei 2012. (Waw!! Ini nyata lho!)

Jungkir-balik, jungkir lagi, baik lagi, dan terus-terusan. Itu yang mereka rasakan.
Teman-teman tahu mereka kelas berapa?
2 SMA..
2 SMA teman-teman.
Usia-usia produktifnya untuk memperjuangkan Indonesia secara Internasional bukan?

Lantas apa yang terjadi?

Jujur saya beritahukan bahwa mereka HAMPIR TIDAK JADI PERGI KE TEXAS, USA.
Kenapa? Kok bisa?

Pertama,
Dari pihak Yayasan sekolah mereka hampir tidak menyetujui, bahkan tidak mendukung.
Waw!! Kenapa? Padahalkan niatnya kan baik. Ya nggak? ckckck..
Tapi tenang teman-teman, baru hampir.
Dan Alhamdulillah setelah dilobi akhirnya Pihak Yayasan Sekolah pun menyetujui.
Jangan membayangkan semudah membalikkan telapak tangan yaa.. Ini bener-bener perjuangan. ^_^

Kedua,
Sponsor..
ya, sponsor..
Harus kemana nyari sponsornya?
Masa si harus ke negara sebelah? sok iyaa itu mah.
haha..
Subhanallah.. dahsyatnya mencari sponsor itu ampe engap-engapan napasnya.
ckck.. Kalo diibaratkan berlari, sampe mau pingsan lah. (lebay dikit lah yaa.. hehe)

Kenapa bisa susah sih?
Mana Dinas Pendidikan yang katanya memperjuangkan pendidikan Indonesia?
Mana Pemerintah, bahkan menteri yang memperjuangkan pendidikan Indonesia?
Mana Pemimpin kita yang katanya peduli sama rakyatnya?
ckck.. astaghfirullahal'adzim.

Bapak-bapak, Ibu-ibu yang terhormat, mereka bukan jalan-jalan lho ke Texas, USA itu.
Mereka mau memperjuangkan dan mengharumkan nama negara tercinta kita ini.
Mereka bukan study banding Bapak-bapak Ibu-ibu..
mereka pure ingin membawa Nama Indonesia ini.
Untuk apa??
Ya untuk membuktikan ke Seluruh negara bahawa ini lho Negara Indonesia.
Hebat bukan pendidikannya?
Hallo Bapak-bapak Ibu-ibu..
Tengoklah sebentar..
Masa menengok pun engan sih?
Apa salah?
ckckck..

Begitu banyak Media massa yang mengekspose akan hebatnya mereka dalam memperjuangkan nama Indonesia ini.
Tapi nyatanya apa?
Tersentuh atau menengok pun untuk sekedar melihat dan memberi dukungan pun tidak.
Kenapa ini Bapak-bapak dan Ibu-ibu terhormat?
Mereka bukan minta materil yang berarti kok.
Setidaknya dukungan dan dorongan. (Tapi kalo dikasih materil alhamdulillah banget sih. hehe)
Mana? Mana? Mana?

Apakah Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang terhormat itu tahu bahwa mereka sekarang bukan sekedar memperjuangkan nama Indonesia,
tapi sudah mengharumkan nama Indonesia secara Internasional??
Teman-teman tahukah bahwa mereka berhasil mendapatkan Medali perunggu. Bronze Medal for Indonesia.
Waw! Internasional.

Lihat Bapak-bapak Ibu-ibu..
Lihat kesini!
Tengoklah sebentar.
Mereka berhasil mengharumkan nama Indonesia dikancah Internasional.
Dunia sudah mengakuinya..

Tapi mana pemimpin negara Indonesia?
Menengok sekedar berjabat tangan untuk memberikan ucapan selamat dan terima kasih pun tidak. TIDAK SAMA SEKALI.
Bahkan menyambut di bandara pun tidak. TIDAK SAMA SEKALI.
Mereka berjuang lho Bapak, bukan jalan-jalan (bukan bermaksud menyinggung. hehe)

Jangan jauh-jauh ke pemimpin negara deh.
Ke wilayah dulu deh.
Bapak Dinas Pendidikan Wilayah mana?
Janji untuk ketemu pun diingkari dan sampai sekarang pun tidak jadi ketemu.
ckck..

Mereka yang sudah berjuang, bahkan menharumkan nama Indonesia, apakah ini apresiasinya?
Mana apresiasi nya Bapak-bapak Ibu-ibu yang terhormat??

Mungkin apresiasi tidak begitu penting.
Tapi dukungan moril, dorongan. Manaaaaa?

Untuk sekedar mengajak berbincang dan memberikan petuah sedikit pun tidak bisakah?
Sesibuk itukah?
Setidaknya perwakilannya.
Tidak adakah?
Miris sekali bukan teman-teman??
ckckck. Astghfirullahal'adzim..

Tidak adanya dukungan dari Bapak-bapak Ibu-ibu yang terhormat pun mereka sudah mampu mengharumkan nama Indonesia dan mendapatkan Bronze Medal.
Apalagi kalau dari awal sudah mendapatkan dukungan penuh??
Mungkin bisa sampai Gold Medal yang diperolehnya.
Mungkin sajaa.
Karena menurut ilmu yang saya peroleh, dukungan moril itu sangat-sangat berpengaruh dalam menentukan keberhasilan seseorang.
Perhatian yang menyeluruh pun akan sangat berarti.

Itulah yang menyentuh dan membangunkan saya, teman-teman.
Sedikit bercerita tentang pengalaman akan seseorang yang sudah saya kenal dekat.
Sekarang saatnya teman-teman terbangun.
Bagaimana pendidikan di Indonesia sekarang ini?
Apakah benar-benar sudah mensejahterakan rakyat??
Apakah sudah teman-teman rasakan?
Renungkanlah teman-teman..

Semoga cerita singkat ini dapat menjadi inspirasi teman-teman sekaligus dapat membangunkan para pemimpin yang masih tertidur.

Hidup Indonesia!!!
Hidup Pendidikan Indonesia!!
Hidup Kesehatan Indonesia!!

-pure story by EYR-
20:32 11/05/2012

Selasa, 13 Desember 2011

-TRAGEDI 131210-


365 hari..
365 hari berlalu..
365 hari terlewati..

gelap..
gempar..
hancur..
berantakan..
rapuh..
tak berdaya..

air mata tak bisa berhenti membasahi kedua bola mata..

semua berusaha mengembalikan cahaya itu..
semua cahaya disekitar ikut membantu menerangkan hati yang sudah gelap itu..
semua terjadi tanpa rencana..
semua terjadi begitu saja..

kepala tak berhenti berputar..
terasa langit pun ikut merasakan putaran itu..

10 hari kemudian berlalu tanpa daya..

dan akhirnya bertemulah kedua hati yang redup itu..

tak ada kata yang mampu menggambarkan keadaan hati keduanya..
namun air mata itu..
air mata yang terpendam begitu lama..
tak mampu lagi ditampung..

TUMPAH!!!!
semuanya keluar..
tak bersisa..
PLONG!!

sekarang itu semua hanya warna gelap..
warna gelap yang menegaskan hati kita..
yang membuat kanvas hati lebih indah..

semoga keindahan itu adalah keindahan dengan RIDHO-NYA..

I’ve been living with a shadow over head
I’ve been sleeping with a cloud above my bed
I’ve been lonely for so long
Trapped in the past I just can’t seem to move on
I’ve been hiding all my hopes and dreams away
Just in case I ever need ‘em again someday
I’ve been setting aside time
To clear a little space in the corners of my mind

All I wanna do is find a way back into love
I can’t make it true without a way back into love
Oh oh

I’ve been watching but the stars refuse to shine
I’ve been searching but I just don’t see the signs
I know that it’s out there
There’s gotta be something for my soul somewhere
I’ve been looking for someone to shed some light
Not somebody just to get me through the night
I could use some direction
And I’m open to your suggestions

All I wanna do is find a way back into love
I can’t make it through without a way back into love
And if I open my heart again
I guess I’m hoping you’ll be there for me in the end

There are moments when I don’t know if it’s real
Or if anybody feels the way I feel
I need inspiration not just another negotiation

All I wanna do is find a way back into love
I can’t make it through without a way back into love
And if I open my heart to you
I’m hoping you’ll show me what to do
And if you help me decide again
You know that I’ll be there for you in the end


Rembulan yang merindukan bintangnya..

20:19 13/12/2011


Senin, 05 Desember 2011

REDUP


Sesuatu terasa menghilang..
Tak tahu kemana..
tak tahu mengapa..

Apakah ini petanda atau sebuah isyarat??
Apakah petunjuk dari-Mu hasil dari doa-doaku?
Ya Allah,, dalam keraguan ini,,
Berikan lah hamba petunjuk-Mu..
Berikan hamba keyakinan sehingga ragu-ragu itu pun hilang..

Tak tahu mengapa ini ku rasakan lagi..
Aku mulai ragu..
Apakah ini benar adanya atau hanya firasatku saja?

KEMANA KAMU??
KAMU SEPERTI ASIK DENGAN DUNIA MU SENDIRI!!

AKU KECEWA..
DAN AKU MULAI GOYAH..

apa yang seharusnya ku lakukan agar kamu tahu apa yang aku rasakan?
Apakah bisu ku ini tidak menyadarkan mu?
apakah acuh ku ini merupakan sesuatu hal yang menurut mu biasa saja?

Aku semakin tak tahu apa yang ada dalam rencanamu..
Engkau dekat ketika ku menganggapmu sudah terlalu dekat..
Engkau pun jauh ketika ku menganggapmu menghilang..

PERIH..
Tak tahu kata-kata apa yang sebenarnya pantas untuk menggambarkan perasaanku saat ini..
KECEWA...
Jelas ini membuatku kecewa..
Harapan-harapan yang dulu ada dibenakku kini mulai ku hapus satu per satu..

Jelaskan caramu!!
Jelaskan mau mu!!
Sehingga ku tak merasa seperti ini lagi..
Yakinkan aku jika itu emang harapanmu..

Ya, Rabb penguasa segalanya..
Hanya kepadamu hamba memohon dan meminta pertolongan,
Ku mohon tunjukkan hamba jalan-Mu..
jalan yang penuh Ridha dan Rahmat-Mu..
Aamiin..

7:01 02/12/2011

Selasa, 08 November 2011

Redupnya Cahaya Bintang



Ketika sahabat kita tidak mau memaafkan kita, siapa yang tidak sakit??
Ketika shabat terdekat kita mendiamkan kita, siapa yang tidak sakit?
Ketika Kesalahpahaman menghancurkan semuanya, siapa yang tidak sakit hati??
Ketika masalah berlarut", siapa yang tidak sakit hati??


diamkah kita??
Bisa tenangkah kita??
Bisakah kita tersenyum dengan ikhlas ke semua orang?
Bisakahkah kita menyembunyikan sakitnya hati ini??
Bisakah kita menjalani hari-hari tanpa ada yang mengganjal??


Ya,,
aku sakit hati..
Jujur,,
hati ini sakit sekali..


Siapa yang tidak sakit??


Semua bilang ini kesalahpahaman..
Tapi apa??
Apakah bisa dibilang kesalahpahaman kalu masih berlarut-larut seperti ini?
Apakah masih bisa dibilang hanya masalah kecil kalau masih berlarut-larut seperti ini?
Siapa yang betah dengan perasaan seperti ini..


Tapi apa daya..
Emang aku yang bodoh..
Aku yang terlalu egois..
Aku yang acuh..
Semuanya salah aku..
ANDA BENAR!!
AKU YANG SALAH!!
SEMUA INI SALAH AKU!!


Puaskah anda??
Apakah aku harus memaparkan semua kesalahanku baru anda memaafkanku?
Apakah aku harus bersujud dan bersimpuh di hadapanmu baru anda mau memafkanku?


Aku tak tahu..
Hubungan macam apakah ini?
Sahabatkah??
Saudarakah?
atau malah sekarang sudah menjadi musuh?


Ya Allah..
Hilangkan penyakit ini di dalam hatiku, Ya Rabb..
Sungguh,, bukan ini yang ku mau..
Bukan ini yang ku inginkan..


Aku emang sudah menyakitimu,, tapi tak adakah ruang maaf itu untuk ku?
Sehina itukah aku?
Aku mungkin tak berprasaan..
Aku mungkin tak bisa mengerti dirimu..
Tapi bisakah kau menjelaskan kepada ku, dimana salah ku?
Dimana sikap yang membuatmu tak nyaman di dekatku?
Bisakah kau memakiku tuk mengatakan bahwa aku salah?
Bisakah kau memarahiku agar ku tak mengulangi kesalahan yang sama?
Bisakah kau tidak hanya diam?


Sungguh,, aku benci diam mu..
Aku kesal dengan sikapmu yang berusaha lari dari masalah ini..
Aku benci sikap ini..
Tapi sampai kapanpun aku tak kan pernah benci kepadamu..


Karena apa??
Karena kau adalah sahabatku..
Karena kau adalah teman dekatku..
Karena kau adalah saudaraku..


Tak mungkin aku bisa membenci sahabatku sendiri..
Tak mungkin aku bisa membenci teman dekatku sendiri..
Tak mungkin aku membenci saudara ku sendiri..


Bagaimana ukhuwah yang telah terjalin selama ini?
Sia-siakah?
Percumakah?


Tak ada yang sia-sia..
Tak ada yang percuma..


Ku mohon, bicaralah kepadaku..
Aku tak mungkin marah kepadamu,, karena kau tidak melakukan kesalahan apa" kepadaku..
Aku tak mungkin memakimu, karena tak ada kata hina yang pantas untukmu..
Aku tak pantas memarahimu, karena ku tahu kesalahan itu ada padaku..


Tapi ku mohon dengan sangat..
Jangan diamkan aku seperti ini..
Jangan perlakukan aku seperti kau tak pernah bertemu kepadaku..
Sakit??
Ya jelas..
Sakit sekali..


Ku tak tahu mengapa ini terjadi..
Yang jelas Allah sedang neguji ukhuwah kita..
Aku sayang kamu..


Ya,, aku sayang kamu..
Kalau tidak,, mengapa aku masih menginginkan maaf darimu?
Kalau tidak, mengapa aku masih memohon kepadamu?


Saudariku,,
Aku tahu itu kesalahpahaman..
Tapi apakah kamu tenang dengan perasaan semacam ini?
Apakah kamu senang dengan hubungan semacam ini?


Aku tak tahu..
Aku harus melakukan apa untukmu..


Aku hanya bisa bersujud kepada-Nya..
memohon untuk membukakan pintu maaf di hatimu..


Aku tahu sakitnya tidak dihargai..
Aku tahu sakitnya tidak dipedulikan..


Tapi apakah hati itu benar-benar sudah tidak apa celah maaf lagi untukku?


Saudariku,,
Sampai kapanpun kau tetap saudariku..
Anna uhibbufillah..


#Redupnya Cahaya Bintang


Jatinangor, 03 November 2011
at 22.09 WIB

Secercah Cahaya Bulan



Sungguh,, di saat hati ini berantakan..
Ternyata masih ada yang meperdulikanku..
Masih ada yang memperhatikanku..
Walaupun saat ini dia sedang disibukkan dengan berbagai hal,,
ternyata hatinya masih menyiapkan ruang untuk memperhatikanku..


Di saat ku kira aku harus menyelesaikannya sendiri,,
ternyata masih ada yang ingin membantuku..
Masih ada yang memperdulikanku..


Maafkan aku sobat,,
bukannya aku tak ingin berbagi cerita kepadamu..
Bukannya aku tak percaya akan pundak berbagi beban darimu..
Bukannya aku ingin menyimpannya sendirian..
Bukan,, bukan itu..


Aku hanya tak ingin menambah panjang kesalahpahaman ini..
Aku hanya tak ingin menambah beban di pikiranmu..


Berat!!
Jelas berat..
Semua aku tampung sendirian..
Semuanya aku pikirkan sendirian jalan keluarnya..
Semuanya aku yang mengontrol..


Semuanya aku tanggung sendirian..


Sakit!!!
Jelas sakit..
siapa yang tidak perih merasakan ini?
Siapa yang masih tetap bernapas lega dengan semua ini?
Siapa yang masih tetap dapat memancarkan senyum ikhlas itu?
Siapa??


JELAS BUKAN AKU!!


Aku ingin memimjam pundakmu..
Aku ingin merasakan hangatnya pelukmu yang akan menguatkan perihnya hati ini..
Sungguh,, aku ingin semua itu..


Tapi tak mungkin..


Aku tak ingin ini malah akan menjadi perpecahan..
Aku tak ingin ini malah merunyamkan masalah..


Aku tak tahu harus berbuat apaaa...


Aku bingung...
Tapi aku harus kuat..


Aku sakit,,
Tapi aku harus sabar..


Sekarang ingin rasanya aku memaki diriku sendiri..
AKU BODOH!!
AKU TAK PANTAS MENJADI SAHABATMU!!
AKU EGOIS!!


Aku ingin menampar diriku sendiri, saat ini..
Sakit,..
Tapi pasti hati ini lebih sakit dari itu..


Aku tak tahu harus berbuat apa..


Aku mencoba untuk memperbaiki semuanya,, tapi rasanya itu tak merubah apapun..
Itu tak membuahkan hasil apapun..


Sebaik apapun aku di mata semua orang..
Aku tetap hina..
Aku telah menyakiti hati saudariku sendiri..


Perih sekali..


Sobat,, maafkan atas semua ini..
Maafkan aku..


Anna uhibbufillah..


Jatinangor, 03 November 2011
at 22.33 WIB