"Sesungguhnya harapan itu selalu ada untuk orang yang berusaha. Berusahalah, maka harapan itu ada." -anonym-
Tampilkan postingan dengan label Bintangredup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bintangredup. Tampilkan semua postingan
Senin, 05 Desember 2011
REDUP
Sesuatu terasa menghilang..
Tak tahu kemana..
tak tahu mengapa..
Apakah ini petanda atau sebuah isyarat??
Apakah petunjuk dari-Mu hasil dari doa-doaku?
Ya Allah,, dalam keraguan ini,,
Berikan lah hamba petunjuk-Mu..
Berikan hamba keyakinan sehingga ragu-ragu itu pun hilang..
Tak tahu mengapa ini ku rasakan lagi..
Aku mulai ragu..
Apakah ini benar adanya atau hanya firasatku saja?
KEMANA KAMU??
KAMU SEPERTI ASIK DENGAN DUNIA MU SENDIRI!!
AKU KECEWA..
DAN AKU MULAI GOYAH..
apa yang seharusnya ku lakukan agar kamu tahu apa yang aku rasakan?
Apakah bisu ku ini tidak menyadarkan mu?
apakah acuh ku ini merupakan sesuatu hal yang menurut mu biasa saja?
Aku semakin tak tahu apa yang ada dalam rencanamu..
Engkau dekat ketika ku menganggapmu sudah terlalu dekat..
Engkau pun jauh ketika ku menganggapmu menghilang..
PERIH..
Tak tahu kata-kata apa yang sebenarnya pantas untuk menggambarkan perasaanku saat ini..
KECEWA...
Jelas ini membuatku kecewa..
Harapan-harapan yang dulu ada dibenakku kini mulai ku hapus satu per satu..
Jelaskan caramu!!
Jelaskan mau mu!!
Sehingga ku tak merasa seperti ini lagi..
Yakinkan aku jika itu emang harapanmu..
Ya, Rabb penguasa segalanya..
Hanya kepadamu hamba memohon dan meminta pertolongan,
Ku mohon tunjukkan hamba jalan-Mu..
jalan yang penuh Ridha dan Rahmat-Mu..
Aamiin..
7:01 02/12/2011
Selasa, 08 November 2011
Redupnya Cahaya Bintang
Ketika sahabat kita tidak mau memaafkan kita, siapa yang tidak sakit??
Ketika shabat terdekat kita mendiamkan kita, siapa yang tidak sakit?
Ketika Kesalahpahaman menghancurkan semuanya, siapa yang tidak sakit hati??
Ketika masalah berlarut", siapa yang tidak sakit hati??
diamkah kita??
Bisa tenangkah kita??
Bisakah kita tersenyum dengan ikhlas ke semua orang?
Bisakahkah kita menyembunyikan sakitnya hati ini??
Bisakah kita menjalani hari-hari tanpa ada yang mengganjal??
Ya,,
aku sakit hati..
Jujur,,
hati ini sakit sekali..
Siapa yang tidak sakit??
Semua bilang ini kesalahpahaman..
Tapi apa??
Apakah bisa dibilang kesalahpahaman kalu masih berlarut-larut seperti ini?
Apakah masih bisa dibilang hanya masalah kecil kalau masih berlarut-larut seperti ini?
Siapa yang betah dengan perasaan seperti ini..
Tapi apa daya..
Emang aku yang bodoh..
Aku yang terlalu egois..
Aku yang acuh..
Semuanya salah aku..
ANDA BENAR!!
AKU YANG SALAH!!
SEMUA INI SALAH AKU!!
Puaskah anda??
Apakah aku harus memaparkan semua kesalahanku baru anda memaafkanku?
Apakah aku harus bersujud dan bersimpuh di hadapanmu baru anda mau memafkanku?
Aku tak tahu..
Hubungan macam apakah ini?
Sahabatkah??
Saudarakah?
atau malah sekarang sudah menjadi musuh?
Ya Allah..
Hilangkan penyakit ini di dalam hatiku, Ya Rabb..
Sungguh,, bukan ini yang ku mau..
Bukan ini yang ku inginkan..
Aku emang sudah menyakitimu,, tapi tak adakah ruang maaf itu untuk ku?
Sehina itukah aku?
Aku mungkin tak berprasaan..
Aku mungkin tak bisa mengerti dirimu..
Tapi bisakah kau menjelaskan kepada ku, dimana salah ku?
Dimana sikap yang membuatmu tak nyaman di dekatku?
Bisakah kau memakiku tuk mengatakan bahwa aku salah?
Bisakah kau memarahiku agar ku tak mengulangi kesalahan yang sama?
Bisakah kau tidak hanya diam?
Sungguh,, aku benci diam mu..
Aku kesal dengan sikapmu yang berusaha lari dari masalah ini..
Aku benci sikap ini..
Tapi sampai kapanpun aku tak kan pernah benci kepadamu..
Karena apa??
Karena kau adalah sahabatku..
Karena kau adalah teman dekatku..
Karena kau adalah saudaraku..
Tak mungkin aku bisa membenci sahabatku sendiri..
Tak mungkin aku bisa membenci teman dekatku sendiri..
Tak mungkin aku membenci saudara ku sendiri..
Bagaimana ukhuwah yang telah terjalin selama ini?
Sia-siakah?
Percumakah?
Tak ada yang sia-sia..
Tak ada yang percuma..
Ku mohon, bicaralah kepadaku..
Aku tak mungkin marah kepadamu,, karena kau tidak melakukan kesalahan apa" kepadaku..
Aku tak mungkin memakimu, karena tak ada kata hina yang pantas untukmu..
Aku tak pantas memarahimu, karena ku tahu kesalahan itu ada padaku..
Tapi ku mohon dengan sangat..
Jangan diamkan aku seperti ini..
Jangan perlakukan aku seperti kau tak pernah bertemu kepadaku..
Sakit??
Ya jelas..
Sakit sekali..
Ku tak tahu mengapa ini terjadi..
Yang jelas Allah sedang neguji ukhuwah kita..
Aku sayang kamu..
Ya,, aku sayang kamu..
Kalau tidak,, mengapa aku masih menginginkan maaf darimu?
Kalau tidak, mengapa aku masih memohon kepadamu?
Saudariku,,
Aku tahu itu kesalahpahaman..
Tapi apakah kamu tenang dengan perasaan semacam ini?
Apakah kamu senang dengan hubungan semacam ini?
Aku tak tahu..
Aku harus melakukan apa untukmu..
Aku hanya bisa bersujud kepada-Nya..
memohon untuk membukakan pintu maaf di hatimu..
Aku tahu sakitnya tidak dihargai..
Aku tahu sakitnya tidak dipedulikan..
Tapi apakah hati itu benar-benar sudah tidak apa celah maaf lagi untukku?
Saudariku,,
Sampai kapanpun kau tetap saudariku..
Anna uhibbufillah..
#Redupnya Cahaya Bintang
Jatinangor, 03 November 2011
at 22.09 WIB
Jumat, 29 April 2011
Berusaha Menjaga, Bukan Selalu Memikirkan..
"Berusaha menjaga"..
ya,, InsyaAllah itu ikrar dari hatiku terdalam kepada sebuah amanah...
aku tidak pernah mencoba untuk benar-benar lari dari amanah itu,,
seberusaha mungkin aku menjaganya,,
seberusaha mungkin aku menjalaninya..
tapi,, apakah pernah terlintas dibenak rekan-rekan kalau amanahku bukan ini saja?
apakah pernah terlintas dibenak rekan-rekan akan itu?
apakah pernah rekan-rekan memikirkan aku?
pernahkah???
aku tidak meninggalkan,, aku hanya ingin memikirkan amanah ini lebih dalam maka itu aku butuh suasana damai..
aku tidak pernah mencoba untuk membuang amanah ini,, aku diam itu karena aku benar-benar sedang memikirkan amanah ini..
apakah aku harus terus memikirkan amanah ini?
Apakah aku harus mengesampingkan amanah-amanah yang lain, hanya demi amanah ini??
Aku tidak pernah meminta kalian untuk menghargai dan menghormati aku, aku hanya berusaha menghargai dan menghormati kalian..
Apakah butuh statement untuk itu?
apakah se-formil itu??
Ku jelaskan sekali lagi,,
aku bukan sedang menjauh, namun aku berusaha untuk selalu menjaga amanah ini..
beri aku kekuatan untuk selalu menjaga amanah ini..
Tarik aku, di kala aku tertinggal..
Panggil aku, di kala aku terlalu maju..
Mari kita bersama-sama untuk menjaga amanah ini.. =)
ya,, InsyaAllah itu ikrar dari hatiku terdalam kepada sebuah amanah...
aku tidak pernah mencoba untuk benar-benar lari dari amanah itu,,
seberusaha mungkin aku menjaganya,,
seberusaha mungkin aku menjalaninya..
tapi,, apakah pernah terlintas dibenak rekan-rekan kalau amanahku bukan ini saja?
apakah pernah terlintas dibenak rekan-rekan akan itu?
apakah pernah rekan-rekan memikirkan aku?
pernahkah???
aku tidak meninggalkan,, aku hanya ingin memikirkan amanah ini lebih dalam maka itu aku butuh suasana damai..
aku tidak pernah mencoba untuk membuang amanah ini,, aku diam itu karena aku benar-benar sedang memikirkan amanah ini..
apakah aku harus terus memikirkan amanah ini?
Apakah aku harus mengesampingkan amanah-amanah yang lain, hanya demi amanah ini??
Aku tidak pernah meminta kalian untuk menghargai dan menghormati aku, aku hanya berusaha menghargai dan menghormati kalian..
Apakah butuh statement untuk itu?
apakah se-formil itu??
Ku jelaskan sekali lagi,,
aku bukan sedang menjauh, namun aku berusaha untuk selalu menjaga amanah ini..
beri aku kekuatan untuk selalu menjaga amanah ini..
Tarik aku, di kala aku tertinggal..
Panggil aku, di kala aku terlalu maju..
Mari kita bersama-sama untuk menjaga amanah ini.. =)
Kamis, 10 Februari 2011
020211
Warna-warna itu terlihat begitu indah ketika disatukan..
Namun, mampukah warna-warna itu berdiri sendiri di atas kanvas yang berbeda?
Mungkinkah indah?
-------------------------------------------------------------------------------------------
Ini bukan sesuatu yang harus diterjemahkan,,
Ini juga bukan sesuatu yang begitu nyata bagiku..
*mungkin..
Dia..
pentingkah dia?
Dia siapa?
Untuk menyebutkan dia siapapun aku masih mengungkirinya..
Untuk menyebutkan sesuatu itu apa, aku pun masih terhanyut..
--------------------------------------------------------------------------------------------
Aku bisa melihat ketulusan dari matanya, namun ku tak bisa melihat dari sikapnya..
"Mungkin ini egoku", berkali-kali ku berpikir seperti itu..
Namun tetap saja tidak merubah apapun..
Lalu aku harus bagaimana?
---------------------------------------------------------------------------------------------
Semakin aku mengungkiri, ia semakin nyata..
Semakin ku menyembunyikan, yang ada relung inisemakin sakit menghadapi kenyataan ini..
Semakin ku menjauh, namun ia semakin dekat denganku..
Lalu aku harus bagaimana?
----------------------------------------------------------------------------------------------
Namun, mampukah warna-warna itu berdiri sendiri di atas kanvas yang berbeda?
Mungkinkah indah?
-------------------------------------------------------------------------------------------
Ini bukan sesuatu yang harus diterjemahkan,,
Ini juga bukan sesuatu yang begitu nyata bagiku..
*mungkin..
Dia..
pentingkah dia?
Dia siapa?
Untuk menyebutkan dia siapapun aku masih mengungkirinya..
Untuk menyebutkan sesuatu itu apa, aku pun masih terhanyut..
--------------------------------------------------------------------------------------------
Aku bisa melihat ketulusan dari matanya, namun ku tak bisa melihat dari sikapnya..
"Mungkin ini egoku", berkali-kali ku berpikir seperti itu..
Namun tetap saja tidak merubah apapun..
Lalu aku harus bagaimana?
---------------------------------------------------------------------------------------------
Semakin aku mengungkiri, ia semakin nyata..
Semakin ku menyembunyikan, yang ada relung inisemakin sakit menghadapi kenyataan ini..
Semakin ku menjauh, namun ia semakin dekat denganku..
Lalu aku harus bagaimana?
----------------------------------------------------------------------------------------------
050211
Jangan pernah mengucapkan maaf dan terima kasih kapada ku..
karena sesungguhnya, aku tidak pernah melakukan apapun untuk mu..
aku hanya bisa membuatmu sedih dan semakin terpuruk..
Aku bukan BINTANG yang bercahaya untukmu..
Aku bukan REMBULAN yang mampu menerangimu..
Aku pun bukan PELANGI yang mampu membuatmu tersenyum..
Sejujurnya aku BUKAN apa-apa untukmu..
Aku bukan KEKASIH yang mampu menemanimu menumpahkan air mata keterpurukan itu..
Aku bukan SAHABAT yang mempu menemanimu ketika kau terpuruk..
Dan aku TIDAK berarti apa-apa untukmu..
Semakin kau terpuruk,,
aku semakin yakin akan itu..
Maafkan aku..
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Beribu-ribu kata penyemangat dariku pun tak akan mempu menyemangatimu..
Kamu tahu kenapa?
Karena semangat itu hanya ada didirimu, bukan didiriku..
Kalau kamu bertanya,, apa yang membuatmu semangat?
Jawabannya adalah DIRIMU..
Jangan pernah berfikir bahwa semangat itu telah usai,
karena hanya orang yang senang berfikirlah yang berfikir kalau semangatnya telah usai..
Jangan hanya berfikir, tapi BERTINDAKLAH!!
Karena semangat itu akan SELALU ada didirimu.. (^_^)v
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Sorry if i just make you fell bad than before..
I'm really sorry..
In fact, i can't make you happy..
sorry.. :'(
---------------------------------------------------------------------------------------------------
karena sesungguhnya, aku tidak pernah melakukan apapun untuk mu..
aku hanya bisa membuatmu sedih dan semakin terpuruk..
Aku bukan BINTANG yang bercahaya untukmu..
Aku bukan REMBULAN yang mampu menerangimu..
Aku pun bukan PELANGI yang mampu membuatmu tersenyum..
Sejujurnya aku BUKAN apa-apa untukmu..
Aku bukan KEKASIH yang mampu menemanimu menumpahkan air mata keterpurukan itu..
Aku bukan SAHABAT yang mempu menemanimu ketika kau terpuruk..
Dan aku TIDAK berarti apa-apa untukmu..
Semakin kau terpuruk,,
aku semakin yakin akan itu..
Maafkan aku..
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Beribu-ribu kata penyemangat dariku pun tak akan mempu menyemangatimu..
Kamu tahu kenapa?
Karena semangat itu hanya ada didirimu, bukan didiriku..
Kalau kamu bertanya,, apa yang membuatmu semangat?
Jawabannya adalah DIRIMU..
Jangan pernah berfikir bahwa semangat itu telah usai,
karena hanya orang yang senang berfikirlah yang berfikir kalau semangatnya telah usai..
Jangan hanya berfikir, tapi BERTINDAKLAH!!
Karena semangat itu akan SELALU ada didirimu.. (^_^)v
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Sorry if i just make you fell bad than before..
I'm really sorry..
In fact, i can't make you happy..
sorry.. :'(
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Langganan:
Postingan (Atom)