"Sesungguhnya harapan itu selalu ada untuk orang yang berusaha. Berusahalah, maka harapan itu ada." -anonym-
Selasa, 13 Desember 2011
-TRAGEDI 131210-
365 hari..
365 hari berlalu..
365 hari terlewati..
gelap..
gempar..
hancur..
berantakan..
rapuh..
tak berdaya..
air mata tak bisa berhenti membasahi kedua bola mata..
semua berusaha mengembalikan cahaya itu..
semua cahaya disekitar ikut membantu menerangkan hati yang sudah gelap itu..
semua terjadi tanpa rencana..
semua terjadi begitu saja..
kepala tak berhenti berputar..
terasa langit pun ikut merasakan putaran itu..
10 hari kemudian berlalu tanpa daya..
dan akhirnya bertemulah kedua hati yang redup itu..
tak ada kata yang mampu menggambarkan keadaan hati keduanya..
namun air mata itu..
air mata yang terpendam begitu lama..
tak mampu lagi ditampung..
TUMPAH!!!!
semuanya keluar..
tak bersisa..
PLONG!!
sekarang itu semua hanya warna gelap..
warna gelap yang menegaskan hati kita..
yang membuat kanvas hati lebih indah..
semoga keindahan itu adalah keindahan dengan RIDHO-NYA..
I’ve been living with a shadow over head
I’ve been sleeping with a cloud above my bed
I’ve been lonely for so long
Trapped in the past I just can’t seem to move on
I’ve been hiding all my hopes and dreams away
Just in case I ever need ‘em again someday
I’ve been setting aside time
To clear a little space in the corners of my mind
All I wanna do is find a way back into love
I can’t make it true without a way back into love
Oh oh
I’ve been watching but the stars refuse to shine
I’ve been searching but I just don’t see the signs
I know that it’s out there
There’s gotta be something for my soul somewhere
I’ve been looking for someone to shed some light
Not somebody just to get me through the night
I could use some direction
And I’m open to your suggestions
All I wanna do is find a way back into love
I can’t make it through without a way back into love
And if I open my heart again
I guess I’m hoping you’ll be there for me in the end
There are moments when I don’t know if it’s real
Or if anybody feels the way I feel
I need inspiration not just another negotiation
All I wanna do is find a way back into love
I can’t make it through without a way back into love
And if I open my heart to you
I’m hoping you’ll show me what to do
And if you help me decide again
You know that I’ll be there for you in the end
Rembulan yang merindukan bintangnya..
20:19 13/12/2011
Senin, 05 Desember 2011
REDUP
Sesuatu terasa menghilang..
Tak tahu kemana..
tak tahu mengapa..
Apakah ini petanda atau sebuah isyarat??
Apakah petunjuk dari-Mu hasil dari doa-doaku?
Ya Allah,, dalam keraguan ini,,
Berikan lah hamba petunjuk-Mu..
Berikan hamba keyakinan sehingga ragu-ragu itu pun hilang..
Tak tahu mengapa ini ku rasakan lagi..
Aku mulai ragu..
Apakah ini benar adanya atau hanya firasatku saja?
KEMANA KAMU??
KAMU SEPERTI ASIK DENGAN DUNIA MU SENDIRI!!
AKU KECEWA..
DAN AKU MULAI GOYAH..
apa yang seharusnya ku lakukan agar kamu tahu apa yang aku rasakan?
Apakah bisu ku ini tidak menyadarkan mu?
apakah acuh ku ini merupakan sesuatu hal yang menurut mu biasa saja?
Aku semakin tak tahu apa yang ada dalam rencanamu..
Engkau dekat ketika ku menganggapmu sudah terlalu dekat..
Engkau pun jauh ketika ku menganggapmu menghilang..
PERIH..
Tak tahu kata-kata apa yang sebenarnya pantas untuk menggambarkan perasaanku saat ini..
KECEWA...
Jelas ini membuatku kecewa..
Harapan-harapan yang dulu ada dibenakku kini mulai ku hapus satu per satu..
Jelaskan caramu!!
Jelaskan mau mu!!
Sehingga ku tak merasa seperti ini lagi..
Yakinkan aku jika itu emang harapanmu..
Ya, Rabb penguasa segalanya..
Hanya kepadamu hamba memohon dan meminta pertolongan,
Ku mohon tunjukkan hamba jalan-Mu..
jalan yang penuh Ridha dan Rahmat-Mu..
Aamiin..
7:01 02/12/2011
Selasa, 08 November 2011
Redupnya Cahaya Bintang
Ketika sahabat kita tidak mau memaafkan kita, siapa yang tidak sakit??
Ketika shabat terdekat kita mendiamkan kita, siapa yang tidak sakit?
Ketika Kesalahpahaman menghancurkan semuanya, siapa yang tidak sakit hati??
Ketika masalah berlarut", siapa yang tidak sakit hati??
diamkah kita??
Bisa tenangkah kita??
Bisakah kita tersenyum dengan ikhlas ke semua orang?
Bisakahkah kita menyembunyikan sakitnya hati ini??
Bisakah kita menjalani hari-hari tanpa ada yang mengganjal??
Ya,,
aku sakit hati..
Jujur,,
hati ini sakit sekali..
Siapa yang tidak sakit??
Semua bilang ini kesalahpahaman..
Tapi apa??
Apakah bisa dibilang kesalahpahaman kalu masih berlarut-larut seperti ini?
Apakah masih bisa dibilang hanya masalah kecil kalau masih berlarut-larut seperti ini?
Siapa yang betah dengan perasaan seperti ini..
Tapi apa daya..
Emang aku yang bodoh..
Aku yang terlalu egois..
Aku yang acuh..
Semuanya salah aku..
ANDA BENAR!!
AKU YANG SALAH!!
SEMUA INI SALAH AKU!!
Puaskah anda??
Apakah aku harus memaparkan semua kesalahanku baru anda memaafkanku?
Apakah aku harus bersujud dan bersimpuh di hadapanmu baru anda mau memafkanku?
Aku tak tahu..
Hubungan macam apakah ini?
Sahabatkah??
Saudarakah?
atau malah sekarang sudah menjadi musuh?
Ya Allah..
Hilangkan penyakit ini di dalam hatiku, Ya Rabb..
Sungguh,, bukan ini yang ku mau..
Bukan ini yang ku inginkan..
Aku emang sudah menyakitimu,, tapi tak adakah ruang maaf itu untuk ku?
Sehina itukah aku?
Aku mungkin tak berprasaan..
Aku mungkin tak bisa mengerti dirimu..
Tapi bisakah kau menjelaskan kepada ku, dimana salah ku?
Dimana sikap yang membuatmu tak nyaman di dekatku?
Bisakah kau memakiku tuk mengatakan bahwa aku salah?
Bisakah kau memarahiku agar ku tak mengulangi kesalahan yang sama?
Bisakah kau tidak hanya diam?
Sungguh,, aku benci diam mu..
Aku kesal dengan sikapmu yang berusaha lari dari masalah ini..
Aku benci sikap ini..
Tapi sampai kapanpun aku tak kan pernah benci kepadamu..
Karena apa??
Karena kau adalah sahabatku..
Karena kau adalah teman dekatku..
Karena kau adalah saudaraku..
Tak mungkin aku bisa membenci sahabatku sendiri..
Tak mungkin aku bisa membenci teman dekatku sendiri..
Tak mungkin aku membenci saudara ku sendiri..
Bagaimana ukhuwah yang telah terjalin selama ini?
Sia-siakah?
Percumakah?
Tak ada yang sia-sia..
Tak ada yang percuma..
Ku mohon, bicaralah kepadaku..
Aku tak mungkin marah kepadamu,, karena kau tidak melakukan kesalahan apa" kepadaku..
Aku tak mungkin memakimu, karena tak ada kata hina yang pantas untukmu..
Aku tak pantas memarahimu, karena ku tahu kesalahan itu ada padaku..
Tapi ku mohon dengan sangat..
Jangan diamkan aku seperti ini..
Jangan perlakukan aku seperti kau tak pernah bertemu kepadaku..
Sakit??
Ya jelas..
Sakit sekali..
Ku tak tahu mengapa ini terjadi..
Yang jelas Allah sedang neguji ukhuwah kita..
Aku sayang kamu..
Ya,, aku sayang kamu..
Kalau tidak,, mengapa aku masih menginginkan maaf darimu?
Kalau tidak, mengapa aku masih memohon kepadamu?
Saudariku,,
Aku tahu itu kesalahpahaman..
Tapi apakah kamu tenang dengan perasaan semacam ini?
Apakah kamu senang dengan hubungan semacam ini?
Aku tak tahu..
Aku harus melakukan apa untukmu..
Aku hanya bisa bersujud kepada-Nya..
memohon untuk membukakan pintu maaf di hatimu..
Aku tahu sakitnya tidak dihargai..
Aku tahu sakitnya tidak dipedulikan..
Tapi apakah hati itu benar-benar sudah tidak apa celah maaf lagi untukku?
Saudariku,,
Sampai kapanpun kau tetap saudariku..
Anna uhibbufillah..
#Redupnya Cahaya Bintang
Jatinangor, 03 November 2011
at 22.09 WIB
Secercah Cahaya Bulan
Sungguh,, di saat hati ini berantakan..
Ternyata masih ada yang meperdulikanku..
Masih ada yang memperhatikanku..
Walaupun saat ini dia sedang disibukkan dengan berbagai hal,,
ternyata hatinya masih menyiapkan ruang untuk memperhatikanku..
Di saat ku kira aku harus menyelesaikannya sendiri,,
ternyata masih ada yang ingin membantuku..
Masih ada yang memperdulikanku..
Maafkan aku sobat,,
bukannya aku tak ingin berbagi cerita kepadamu..
Bukannya aku tak percaya akan pundak berbagi beban darimu..
Bukannya aku ingin menyimpannya sendirian..
Bukan,, bukan itu..
Aku hanya tak ingin menambah panjang kesalahpahaman ini..
Aku hanya tak ingin menambah beban di pikiranmu..
Berat!!
Jelas berat..
Semua aku tampung sendirian..
Semuanya aku pikirkan sendirian jalan keluarnya..
Semuanya aku yang mengontrol..
Semuanya aku tanggung sendirian..
Sakit!!!
Jelas sakit..
siapa yang tidak perih merasakan ini?
Siapa yang masih tetap bernapas lega dengan semua ini?
Siapa yang masih tetap dapat memancarkan senyum ikhlas itu?
Siapa??
JELAS BUKAN AKU!!
Aku ingin memimjam pundakmu..
Aku ingin merasakan hangatnya pelukmu yang akan menguatkan perihnya hati ini..
Sungguh,, aku ingin semua itu..
Tapi tak mungkin..
Aku tak ingin ini malah akan menjadi perpecahan..
Aku tak ingin ini malah merunyamkan masalah..
Aku tak tahu harus berbuat apaaa...
Aku bingung...
Tapi aku harus kuat..
Aku sakit,,
Tapi aku harus sabar..
Sekarang ingin rasanya aku memaki diriku sendiri..
AKU BODOH!!
AKU TAK PANTAS MENJADI SAHABATMU!!
AKU EGOIS!!
Aku ingin menampar diriku sendiri, saat ini..
Sakit,..
Tapi pasti hati ini lebih sakit dari itu..
Aku tak tahu harus berbuat apa..
Aku mencoba untuk memperbaiki semuanya,, tapi rasanya itu tak merubah apapun..
Itu tak membuahkan hasil apapun..
Sebaik apapun aku di mata semua orang..
Aku tetap hina..
Aku telah menyakiti hati saudariku sendiri..
Perih sekali..
Sobat,, maafkan atas semua ini..
Maafkan aku..
Anna uhibbufillah..
Jatinangor, 03 November 2011
at 22.33 WIB
Rabu, 26 Oktober 2011
Bantu Aku Memadamkannya..
masihkah bisa padam selagi api itu berkobar dengan besarnya??
masihkah bisa mereda selagi api itu semakin senjalar?
masihkah bisa terkendali??
akankah semua yang terpendam hanya terpendam?
akankah semua yang tertahan masih tetap tertahan?
Akankah semuanya akan tetap di tempat aman??
akankah semuanya bisa tersimpan dengan rapi??
Akankah semuanya akan berjalan sebagaimana mestinya?
akankah semuanya akan lancar" saja??
apakah perasaan itu udah mati??
Udah terkubur dalam-dalam??
tak bisakah merasakan kepedihan orang lain?
tak bisakah peduli sedikit akan ujungnya goresan hati orang itu?
akankah hanya kumpulan orang" itu saja yang selalu terhina?
tak bisakah ia menjadi kupu" yang cantik yang dapat terbang bebas tanpa beban?
sepertinya jauh dari kata bebas..
jauh dari ringan tanpa beban..
tak bisakah kita saling berbagi kepedihan?
saling menghibur hati yang lara?
saling meringankan beban langkah yang berat?
saling bergandengan tangan??
Saling berpelukan dikala masalah merusuk jiwa..
akankah kita berbagi tawa disaat yang lain lara?
akankah kita bisa seperti itu??
pedih..
perih..
semua menusuk hati...
padamkan apiku yang makin berkobar!!
padamkan merahnya!!
padamkan jalarannya!!
padamkan semua yang dapat padam!!
padamkan semuanya!!!
bantu aku memadamkannya... =(
-261011-
Selasa, 23 Agustus 2011
Mereka Bilang Saya "Pembantu"
Telah genap 2 tahun saya menekuni kuliah di bidang ini.
bidang yang menurut orang-orang adalah bidang yang hanya mencetak "pembantu-pembantu" berkedok medis
yang nantinya hanya bekerja untuk membersihkan pup pasien, membersihkan muntahan dan memandikan mereka.
ya. terserahlah.
ngomong-ngomong, hampir 3 minggu kebelakang ini saya sedang menikmati libur semester di kampung halaman tercinta
menikmati hari-hari yang panjang tanpa tugas tugas kuliah yang setiap hari menggerogoti waktu tidur dan waktu main saya.
sesekali saya berkunjung ke rumah kerabat dan sahabat-sahabat dekat.
senang rasanya bertemu dengan orang orang yang saya cintai dan yang jarang sekali saya temui. bahkan mungkin terakhir kali saya melihat wajah-wajah mereka setahun yang lalu, ketika idul fitri.
tapi beberapa orang yang saya datangi telah menggores perasaan saya dengan "jarum panas" atau "pisau yang terlebih dahulu telah dicelupkan ke air garam" atau mungkin "besi tempa dengan suhu 176852 farenheit".
saya kira pertanyaan dan pernyataan itu telah lama terkubur 2 tahun yang lalu pasca saya mengambil bidang ini di universitas.
saya kira orang-orang yang saya datangi dengan tulus tidak akan setega ini melontarkan kalimat yang seharusnya mereka pun tahu kalau itu tidak patut diungkapkan di depan saya.
pertama-tama kebanyakan dari mereka bertanya : "shindy di unpad ya? keperawatan ya?"
dan saya pun menjawab dengan semangat "iya mbak/mas/tante/om/bu/pak.. alhamdulillah :)"
dan pertanyaan kedua adalah pertanyaan yang mudah sekali ditebak.
pertanyaan-pertanyaan yang menurut saya seharusnya tidak mereka tanyakan kepada saya. pernyataan pernyataan yang tidak seharusnya mereka ungkapkan di depan saya..
pertanyaan pertama :
"kenapa sih ambil di unpad segala???? kan banyak disini juga keperawatan. sama aja! "
pertanyaan kedua :
"iiiiih jadi perawat nanti nyebokin orang dong??? mandiin orang ya??? iiih"
pertanyaan ketiga :
"kenapa sih ke keperawatan?? kenapa ga di kedokteran aja???? tanggung amat deh. kan gajinya kecil!"
teman-teman, beberapa detik pasca mendengarkan pertanyaan mereka saya hanya tertawa geli atau tersenyum kecut.
saya tidak tertawa untuk menyembunyikan perasaan sedih saya.
saya hanya tertawa karena saya berpikir :
tapi hanya karena mereka-yang mengajukan pertanyaan pertanyan itu-adalah orang-orang yang saya cintai, maka sedikitnya akan saya jawab :
pertama-tama, terimakasih kepada orang-orang yang melontarkan pertanyaan ini. terimakasih untuk telah mencoba membuat saya merasa menyesal telah mengambil kuliah yang lebih jauh padahal di kampung halaman sayapun ada institusi dengan bidang yang sama dengan bidang ini. mungkin anda berfikir saya hanya bisa menghamburkan uang orang tua saya. terimakasih telah dengan teganya mementahkan hasil jerih payah saya untuk lulus dengan baik di ujian masuk universitas ini, dimana ketika sebelum ujian dilaksanakan saya telah berusaha sekuat tenaga, pulang larut malam dan sangat sangat sering kehujanan di atas motor saya hanya untuk mengambil kelas tambahan malam di tempat les, membawa buku-buku setiap bermain dan selalu membacanya di sela-sela waktu bermain saya, bahkan mungkin jatuh sakit sesudah tes karena tidak tidur beberapa hari sebelum tes untuk mengulang pelajaran.
ya. tentu saya tahu benyak sekali institusi yang menawarkan bidang ini. dengan tawaran dan janji-janji karir yang manis sekali..
tapi salahkah ketika saya mempunyai sebuah mimpi dan saya ingin orang-orang terbaiklah yang akan menggodok saya untuk meraih mimpi itu, di sebuah institusi dimana jurusan keperawatannya adalah yang terbaik ke-2 se-Indonesia setelah UI.
salahkah?
salahkah saya yang bekerja keras untuk mendapatkan salah satu pendidikan terbaik itu?????
maka saya balikkan pertanyaannya kepada anda. salahkah saya?
kali ini untuk persepsi anda yang telah menghina dan merendahkan profesi kami.
tepuk tangan!
:)
apakah hanya hal-hal itu yang anda ingat dari seorang suster yang baik dan ramah ketika merawat anda?
pernahkah anda ingat ketika anda atau saudara anda sakit kemudian harus melewati masa rawat inap, lalu mereka memasangkan infus kepada anda untuk rehidrasi agar keadaan anda cepat kembali pulih?
pernahkah anda ingat mereka yang menyuntikkan obat di tangan anda atau di selang infus anda ketika anda sakit dan tidak berdaya?
pernahkah anda ingat mereka yang menenangkan anda dan memberikan informasi yang benar ketika anda ketakutan dengan penyakit yang anda alami?
pernahkah anda ingat bahwa merekalah yang setia mendampingi anda untuk menjaga kondisi anda tetap stabil saat dokter sulit sekali ditemui dan sudah lama tidak datang memeriksa anda?
dan apakah anda tahu. mereka-perawatlah yang berjuang memberikan saran pengobatan yang lebih baik untuk anda kepada dokter ketika seorang dokter diperkirakan menawarkan metode penanganan yang kurang tepat yang justru akan memperparah keadaan anda?
apakah anda tahu merekalah-para perawat yang berjuang memberi tahu dokter tentang kekurangan-kekurangan anda untuk membayarkan obat yang mahal sekali harganya dan menanyakan apakah ada alternatif lain yang sama baiknya dengan terapi yang disarankan dokter tapi bisa anda jangkau?
apakah anda tahu bahwa banyak sekali puskesmas yang sulit mendapatkan jasa seorang dokter dan perawatlah yang sesungguhnya menangani anda 100% sampai memilihkan dan memberikan obat demi kesembuhan anda?? padahal itu menyimpang dari peraturan pemerintah dan mereka bisa saja dipenjarakan karena memberikan obat kepada anda demi kesembuhan anda karena tidak ada seorangpun dokter yang bisa datang menangani anda???
lalu kenapa yang anda ingat hanya ketika mereka membersihkan muntahan anda, menceboki anda, atau memandikan anda?
memang benar. perawat memandikan pasien. memang benar perawat kadang menceboki pasien. memang benar kadang perawat membersihkan muntahan pasien. lalu kenapa??? adakah yang salah???
apa hanya karena itu kami dikatai pembantu???
perawat berusaha membantu anda memenuhi kebutuhan dasar yang tidak dapat anda penuhi sendiri ketika anda tidak berdaya karena sakit
perawat adalah tonggak terdepan yang mengetahui kondisi anda secara keseluruhan. perawat yang mengetahui keadaan anda selama 24 jam.
dan setelah itu semua, anda menghina profesi seorang perawat???
setelah perawat begitu besarnya mencurahkan tenaga demi kesembuhan anda???
apakah anda tidak merasakan bahwa pekerjaan perawat itu sungguh mulia???
sama halnya ketika anda jatuh ke sebuah lembah, lalu seseorang menolong anda, dan anda malah mendorong penolong anda itu sampai ia terperosok ke dalam lembah.
bejatnya anda bukan? silahkan pikir sendiri.
terimakasih :)
saya sama dengan anda. manusia yang mempunyai mimpi. dan saya mempunyai mimpi yang saya pilih sendiri.
lalu kenapa harus membandingkan profesi ini dengan profesi lain???
ketika saya kecil (mungkin juga terjadi ketika anda kecil) saya ingin sekali menjadi seorang dokter. ingin sekali.
saya sampai memiliki mainan dokter-dokteran yang sangat lengkap saking inginnya.
tapi lambat laun setelah saya dewasa dan mengerti, saya tahu bahwa profesi yang saya impikan itu bukan satu-satunya profesi yang layak dijadikan mimpi.
dan sebelum saya menentukan bidang ini yang saya ambil,saya telah mempertimbangkannya dengan sangat matang.
sampai-sampai kami sekeluarga melakukan rapat keluarga besar.
dan pilihanpun jatuh di bidang ini.
saya tidak menyesal memilih bidang ini karena saya tahu kesempatan-kesempatan yang bisa saya dapat di bidang ini.
tahukah bahwa kami para calon perawat dididik selayaknya paramedis lain?? kurikulum kami hampir sama dengan kurikulum pendidikan dokter. kami belajar tentang kardiovaskular, respirasi, integumen, muskoloskeletal, endokrin, urinari, gastrointestin, reproduksi, komunitas, persyarafan, dan lain sebagainya. kami juga belajar tentang farmakologi : tentang obat-obatan, kandungan di dalamnya, dan kegunaannya.. , kami bahkan belajar mengenai psikologi, hukum, ilmu pengetahuan umum, olah raga dan seni.
kami diuji dengan sangat ketat setiap semesternya.
kami sering diberikan ujian standar soca (ujian lisan yang mirip sekali dengan ujian skripsi) ; satu orang mahasiswa diuji oleh dua dosen sekaligus di dalam suatu ruang tutor. kami harus paham setiap alur patofisiologi dan memberikan solusi berupa asuhan keperawatan.
kami membuat resume kasus setiap akhir minggu sampai sering membuat kami tidak bisa pergi keluar untuk bermain seperti teman-teman kami yang lain.
kami calon-calon perawat terbaik ditempa di sebuah kawah candradimuka untuk menyongsong masa depan kami sebagai perawat yang kritis dan cerdas.
tahukah anda bahwa kami sarjana keperawatan tidak hanya bisa bekerja di rumah sakit??
kami bisa menjadi seorang perawat pendidik di institusi-institusi keperawatan
kami bisa bekerja di ASKES dan perusahaan perusahaan kesehatan lainnya
kami bisa bekerja di pabrik sebagai staff K3 dan sebagai konsultan kesehatan
kami bisa bekerja di bank-bank negeri dan swasta yang tersebar di seluruh indonesia
kami bisa bekerja menjadi seorang politisi wakil dari kelompok cendekiawan
dan masih banyak lagi lapangan kerja yang membutuhkan tenaga kami para perawat.
tahukah anda bahwa perawat indonesia adalah perawat perawat yang paling disukai di dunia karena ketelatenan dan keramahannya?
tahukah bahwa peluang kami para perawat indonesia sangat besar di pasar luar negeri?? bahwa peluang terbesar untuk TKI berkeahlian khusus adalah perawat BUKAN YANG LAIN???
tahukah anda bahwa banyak sekali perawat indonesia yang mendapatkan beasiswa untuk gelar master dan doktoral di luar negeri sana?
tahukah bahwa pendapatan kami bisa saja melebihi pendapatan profesi lain??
tahukah anda bahwa gaji perawat di jepang berkisar antara 11-18 juta perbulan, di amerika perawat dapat digaji 60 juta perbulan. di timur tengah sekitar 25-30 juta perbulan??? di Indonesia perawat PNS mendapatkan sekitar Rp 4juta perbulannya.
lalu apa yang membuat posisi kami sangat rendah di mata anda????
apakah yang anda ingat adalah perawat-perawat dengan gaji 500rb perbulannya?
baiklah,memang banyak perawat yang digaji dengan jumlah yang sedikit. 500 ribu,bahkan kurang dari itu. dari informasi yang saya dapatkan, kemungkinan jumlah gaji itu adalah gaji perawat honorer perbulan.
lalu apa bedanya perawat honorer dengan profesi lain yang honorer???? bukankah semuanya sama???? mengapa hanya profesi kami yang diidentikkan dengan gaji murah?
apakah anda adalah jenis orang yang menyamaratakan semua jenis perawat???
kalau iya, saya turut prihatin.. betapa piciknya anda! betapa pikiran anda dikotak-kotakkan dengan asumsi primitif itu.
banyak buku. bacalah! ada internet yang dapat memberi tahu anda. pergunakanlah!
zaman kini sudah berubah. profesi kami telah berkembang sedemikian pesatnya. dan asumsi anda masih jalan di tempat seperti kenyataan pada tahun 1969. saya sungguh prihatin.
keahlian seseorang tentu berbeda-beda. tingkat kemampuannya juga tentu berbeda-beda.
jangankan perawat.. dokter,arsitek,lawyer,hakim,atau apapun profesinya.. apabila ia tidak memiliki cukup kemampuan (kemampuan dalam arti yang luas) bisa saja mereka tidak mendapatkan pekerjaan dan pendapatan yang cukup setiap bulannya. bahkan banyak diantaranya menganggur!
yang membedakan hasil kerja setiap orang adalah keinginannya untuk berusaha dan pencapaian tertingginya setelah berusaha dengan sekuat tenaga
kita sama! keadaan kita adalah sama! lalu kenapa profesi kami yang diidentikkan dengan itu semua??
begitu picikkah pemikiran manusia di abad ini?
ironis sekali...................
TAPI...
dari pertanyaan dan pernyataan orang-orang itu saya jadi bisa mengintrospeksi diri saya sendiri.
saya kini tahu bahwa menghargai orang adalah penting. menghargai pilihan orang lain adalah penting.
saya kini tahu bahwa asumsi umum belum tentu adalah fakta yang benar, maka jangan berbicara tentang sesuatu apabila pengetahuan anda tentang sesuatu itu belum cukup banyak.
saya kini tahu bahwa seseorang harus berpikir dua bahkan sepuluh kali untuk bertanya atau mengeluarkan pernyataan yang bisa menyinggung mereka (yang bahkan belum tentu benar-benar keadaan mereka)
saya kini tahu bahwa kadang-kadang pertanyaan dan pertanyaan yang kita sampaikan secara sengaja ataupun tidak bisa saja menyinggung orang lain, maka sebelum berkata pikirkanlah dulu bagaimana apabila kita ada di posisi mereka.
belajarlah berempati demi dirimu sendiri. siapa tahu orang-orang yang anda katai nyatanya lebih baik daripada anda.
untuk orang orang yang merasa pernah bertanya seperti itu kepada kami, jangan lakukan lagi kepada orang lain.
bertanya untuk informasi mungkin akan lebih baik, karena dengan bertanya tentu pengetahuan anda akan bertambah dan anda akan mengetahui keadaan yang sesungguhnya.
terakhir..
untuk orang2 yang sudah men-judge kami sebagai "pembantu dokter",
saya ingin menginformasikan bahwa kami bukanlah pembantu dokter.
kami perawat adalah MITRA dokter yang melakukan diskusi untuk memberikan penanganan terbaik demi kesembuhan anda. yang mengadvokasikan anda apabila sesuatu terjadi pada anda di lingkungan kami. yang menangani anda sebagai individu yang utuh secara bio-psiko-sosial.
kami tidak bergerak karena disuruh. kami bergerak dengan naluri care kami untuk mengabdi.
kami bahagia menjadi perawat. dan kami bangga.
mohon maaf untuk setiap kata-kata saya yang salah. maaf apabila saya terlalu lancang dan arogan
saya hanya manusia biasa yang bisa tersinggung dan ingin mencurahkan perasaan saya.
mungkin beberapa rekan-rekan saya pernah mengalami hal serupa.
semoga ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua.
terimakasih ^^
note from my Seven Never Ends "S****y", 19 Juli 2011
you can see at http://www.facebook.com/#!/note.php?note_id=10150230516001056
bidang yang menurut orang-orang adalah bidang yang hanya mencetak "pembantu-pembantu" berkedok medis
yang nantinya hanya bekerja untuk membersihkan pup pasien, membersihkan muntahan dan memandikan mereka.
ya. terserahlah.
ngomong-ngomong, hampir 3 minggu kebelakang ini saya sedang menikmati libur semester di kampung halaman tercinta
menikmati hari-hari yang panjang tanpa tugas tugas kuliah yang setiap hari menggerogoti waktu tidur dan waktu main saya.
sesekali saya berkunjung ke rumah kerabat dan sahabat-sahabat dekat.
senang rasanya bertemu dengan orang orang yang saya cintai dan yang jarang sekali saya temui. bahkan mungkin terakhir kali saya melihat wajah-wajah mereka setahun yang lalu, ketika idul fitri.
tapi beberapa orang yang saya datangi telah menggores perasaan saya dengan "jarum panas" atau "pisau yang terlebih dahulu telah dicelupkan ke air garam" atau mungkin "besi tempa dengan suhu 176852 farenheit".
saya kira pertanyaan dan pernyataan itu telah lama terkubur 2 tahun yang lalu pasca saya mengambil bidang ini di universitas.
saya kira orang-orang yang saya datangi dengan tulus tidak akan setega ini melontarkan kalimat yang seharusnya mereka pun tahu kalau itu tidak patut diungkapkan di depan saya.
pertama-tama kebanyakan dari mereka bertanya : "shindy di unpad ya? keperawatan ya?"
dan saya pun menjawab dengan semangat "iya mbak/mas/tante/om/bu/pak.. alhamdulillah :)"
dan pertanyaan kedua adalah pertanyaan yang mudah sekali ditebak.
pertanyaan-pertanyaan yang menurut saya seharusnya tidak mereka tanyakan kepada saya. pernyataan pernyataan yang tidak seharusnya mereka ungkapkan di depan saya..
pertanyaan pertama :
"kenapa sih ambil di unpad segala???? kan banyak disini juga keperawatan. sama aja! "
pertanyaan kedua :
"iiiiih jadi perawat nanti nyebokin orang dong??? mandiin orang ya??? iiih"
pertanyaan ketiga :
"kenapa sih ke keperawatan?? kenapa ga di kedokteran aja???? tanggung amat deh. kan gajinya kecil!"
teman-teman, beberapa detik pasca mendengarkan pertanyaan mereka saya hanya tertawa geli atau tersenyum kecut.
saya tidak tertawa untuk menyembunyikan perasaan sedih saya.
saya hanya tertawa karena saya berpikir :
- "mengapa banyak orang yang masih begitu picik pikirannya?"
- "mengapa masih banyak diantara mereka yang belum memiliki wawasan tentang karir di bidang ini dan sebuah reputasi dan prestasi tempat saya mengambil bidang ini? apakah mereka belum pernah dengar ada yang disebut dengan 'internet' di dunia ini untuk mencari informasi?"
- "mengapa banyak orang yang seolah-olah menghina bidang ini padahal mereka pun belum tentu lebih baik daripada orang-orang yang sama dengan saya, yang juga mengambil bidang ini?"
tapi hanya karena mereka-yang mengajukan pertanyaan pertanyan itu-adalah orang-orang yang saya cintai, maka sedikitnya akan saya jawab :
"kenapa sih ambil di unpad segala???? kan banyak disini juga keperawatan. sama aja! "(sebelumnya dengan segala hormat, saya tidak bermaksud menyinggung dan merendahkan institusi manapun)
pertama-tama, terimakasih kepada orang-orang yang melontarkan pertanyaan ini. terimakasih untuk telah mencoba membuat saya merasa menyesal telah mengambil kuliah yang lebih jauh padahal di kampung halaman sayapun ada institusi dengan bidang yang sama dengan bidang ini. mungkin anda berfikir saya hanya bisa menghamburkan uang orang tua saya. terimakasih telah dengan teganya mementahkan hasil jerih payah saya untuk lulus dengan baik di ujian masuk universitas ini, dimana ketika sebelum ujian dilaksanakan saya telah berusaha sekuat tenaga, pulang larut malam dan sangat sangat sering kehujanan di atas motor saya hanya untuk mengambil kelas tambahan malam di tempat les, membawa buku-buku setiap bermain dan selalu membacanya di sela-sela waktu bermain saya, bahkan mungkin jatuh sakit sesudah tes karena tidak tidur beberapa hari sebelum tes untuk mengulang pelajaran.
ya. tentu saya tahu benyak sekali institusi yang menawarkan bidang ini. dengan tawaran dan janji-janji karir yang manis sekali..
tapi salahkah ketika saya mempunyai sebuah mimpi dan saya ingin orang-orang terbaiklah yang akan menggodok saya untuk meraih mimpi itu, di sebuah institusi dimana jurusan keperawatannya adalah yang terbaik ke-2 se-Indonesia setelah UI.
salahkah?
salahkah saya yang bekerja keras untuk mendapatkan salah satu pendidikan terbaik itu?????
maka saya balikkan pertanyaannya kepada anda. salahkah saya?
"iiiiih jadi perawat nanti nyebokin orang dong??? mandiin orang ya??? iiih"sekali lagi terimakasih.
kali ini untuk persepsi anda yang telah menghina dan merendahkan profesi kami.
tepuk tangan!
:)
apakah hanya hal-hal itu yang anda ingat dari seorang suster yang baik dan ramah ketika merawat anda?
pernahkah anda ingat ketika anda atau saudara anda sakit kemudian harus melewati masa rawat inap, lalu mereka memasangkan infus kepada anda untuk rehidrasi agar keadaan anda cepat kembali pulih?
pernahkah anda ingat mereka yang menyuntikkan obat di tangan anda atau di selang infus anda ketika anda sakit dan tidak berdaya?
pernahkah anda ingat mereka yang menenangkan anda dan memberikan informasi yang benar ketika anda ketakutan dengan penyakit yang anda alami?
pernahkah anda ingat bahwa merekalah yang setia mendampingi anda untuk menjaga kondisi anda tetap stabil saat dokter sulit sekali ditemui dan sudah lama tidak datang memeriksa anda?
dan apakah anda tahu. mereka-perawatlah yang berjuang memberikan saran pengobatan yang lebih baik untuk anda kepada dokter ketika seorang dokter diperkirakan menawarkan metode penanganan yang kurang tepat yang justru akan memperparah keadaan anda?
apakah anda tahu merekalah-para perawat yang berjuang memberi tahu dokter tentang kekurangan-kekurangan anda untuk membayarkan obat yang mahal sekali harganya dan menanyakan apakah ada alternatif lain yang sama baiknya dengan terapi yang disarankan dokter tapi bisa anda jangkau?
apakah anda tahu bahwa banyak sekali puskesmas yang sulit mendapatkan jasa seorang dokter dan perawatlah yang sesungguhnya menangani anda 100% sampai memilihkan dan memberikan obat demi kesembuhan anda?? padahal itu menyimpang dari peraturan pemerintah dan mereka bisa saja dipenjarakan karena memberikan obat kepada anda demi kesembuhan anda karena tidak ada seorangpun dokter yang bisa datang menangani anda???
lalu kenapa yang anda ingat hanya ketika mereka membersihkan muntahan anda, menceboki anda, atau memandikan anda?
memang benar. perawat memandikan pasien. memang benar perawat kadang menceboki pasien. memang benar kadang perawat membersihkan muntahan pasien. lalu kenapa??? adakah yang salah???
apa hanya karena itu kami dikatai pembantu???
perawat berusaha membantu anda memenuhi kebutuhan dasar yang tidak dapat anda penuhi sendiri ketika anda tidak berdaya karena sakit
perawat adalah tonggak terdepan yang mengetahui kondisi anda secara keseluruhan. perawat yang mengetahui keadaan anda selama 24 jam.
dan setelah itu semua, anda menghina profesi seorang perawat???
setelah perawat begitu besarnya mencurahkan tenaga demi kesembuhan anda???
apakah anda tidak merasakan bahwa pekerjaan perawat itu sungguh mulia???
sama halnya ketika anda jatuh ke sebuah lembah, lalu seseorang menolong anda, dan anda malah mendorong penolong anda itu sampai ia terperosok ke dalam lembah.
bejatnya anda bukan? silahkan pikir sendiri.
terimakasih :)
"kenapa sih ke keperawatan?? kenapa ga di kedokteran aja???? tanggung amat deh. kan gajinya kecil!"(dengan segala hormat,saya tidak bermaksud merendahkan profesi manapun)
saya sama dengan anda. manusia yang mempunyai mimpi. dan saya mempunyai mimpi yang saya pilih sendiri.
lalu kenapa harus membandingkan profesi ini dengan profesi lain???
ketika saya kecil (mungkin juga terjadi ketika anda kecil) saya ingin sekali menjadi seorang dokter. ingin sekali.
saya sampai memiliki mainan dokter-dokteran yang sangat lengkap saking inginnya.
tapi lambat laun setelah saya dewasa dan mengerti, saya tahu bahwa profesi yang saya impikan itu bukan satu-satunya profesi yang layak dijadikan mimpi.
dan sebelum saya menentukan bidang ini yang saya ambil,saya telah mempertimbangkannya dengan sangat matang.
sampai-sampai kami sekeluarga melakukan rapat keluarga besar.
dan pilihanpun jatuh di bidang ini.
saya tidak menyesal memilih bidang ini karena saya tahu kesempatan-kesempatan yang bisa saya dapat di bidang ini.
tahukah bahwa kami para calon perawat dididik selayaknya paramedis lain?? kurikulum kami hampir sama dengan kurikulum pendidikan dokter. kami belajar tentang kardiovaskular, respirasi, integumen, muskoloskeletal, endokrin, urinari, gastrointestin, reproduksi, komunitas, persyarafan, dan lain sebagainya. kami juga belajar tentang farmakologi : tentang obat-obatan, kandungan di dalamnya, dan kegunaannya.. , kami bahkan belajar mengenai psikologi, hukum, ilmu pengetahuan umum, olah raga dan seni.
kami diuji dengan sangat ketat setiap semesternya.
kami sering diberikan ujian standar soca (ujian lisan yang mirip sekali dengan ujian skripsi) ; satu orang mahasiswa diuji oleh dua dosen sekaligus di dalam suatu ruang tutor. kami harus paham setiap alur patofisiologi dan memberikan solusi berupa asuhan keperawatan.
kami membuat resume kasus setiap akhir minggu sampai sering membuat kami tidak bisa pergi keluar untuk bermain seperti teman-teman kami yang lain.
kami calon-calon perawat terbaik ditempa di sebuah kawah candradimuka untuk menyongsong masa depan kami sebagai perawat yang kritis dan cerdas.
tahukah anda bahwa kami sarjana keperawatan tidak hanya bisa bekerja di rumah sakit??
kami bisa menjadi seorang perawat pendidik di institusi-institusi keperawatan
kami bisa bekerja di ASKES dan perusahaan perusahaan kesehatan lainnya
kami bisa bekerja di pabrik sebagai staff K3 dan sebagai konsultan kesehatan
kami bisa bekerja di bank-bank negeri dan swasta yang tersebar di seluruh indonesia
kami bisa bekerja menjadi seorang politisi wakil dari kelompok cendekiawan
dan masih banyak lagi lapangan kerja yang membutuhkan tenaga kami para perawat.
tahukah anda bahwa perawat indonesia adalah perawat perawat yang paling disukai di dunia karena ketelatenan dan keramahannya?
tahukah bahwa peluang kami para perawat indonesia sangat besar di pasar luar negeri?? bahwa peluang terbesar untuk TKI berkeahlian khusus adalah perawat BUKAN YANG LAIN???
tahukah anda bahwa banyak sekali perawat indonesia yang mendapatkan beasiswa untuk gelar master dan doktoral di luar negeri sana?
tahukah bahwa pendapatan kami bisa saja melebihi pendapatan profesi lain??
tahukah anda bahwa gaji perawat di jepang berkisar antara 11-18 juta perbulan, di amerika perawat dapat digaji 60 juta perbulan. di timur tengah sekitar 25-30 juta perbulan??? di Indonesia perawat PNS mendapatkan sekitar Rp 4juta perbulannya.
lalu apa yang membuat posisi kami sangat rendah di mata anda????
apakah yang anda ingat adalah perawat-perawat dengan gaji 500rb perbulannya?
baiklah,memang banyak perawat yang digaji dengan jumlah yang sedikit. 500 ribu,bahkan kurang dari itu. dari informasi yang saya dapatkan, kemungkinan jumlah gaji itu adalah gaji perawat honorer perbulan.
lalu apa bedanya perawat honorer dengan profesi lain yang honorer???? bukankah semuanya sama???? mengapa hanya profesi kami yang diidentikkan dengan gaji murah?
apakah anda adalah jenis orang yang menyamaratakan semua jenis perawat???
kalau iya, saya turut prihatin.. betapa piciknya anda! betapa pikiran anda dikotak-kotakkan dengan asumsi primitif itu.
banyak buku. bacalah! ada internet yang dapat memberi tahu anda. pergunakanlah!
zaman kini sudah berubah. profesi kami telah berkembang sedemikian pesatnya. dan asumsi anda masih jalan di tempat seperti kenyataan pada tahun 1969. saya sungguh prihatin.
keahlian seseorang tentu berbeda-beda. tingkat kemampuannya juga tentu berbeda-beda.
jangankan perawat.. dokter,arsitek,lawyer,hakim,atau apapun profesinya.. apabila ia tidak memiliki cukup kemampuan (kemampuan dalam arti yang luas) bisa saja mereka tidak mendapatkan pekerjaan dan pendapatan yang cukup setiap bulannya. bahkan banyak diantaranya menganggur!
yang membedakan hasil kerja setiap orang adalah keinginannya untuk berusaha dan pencapaian tertingginya setelah berusaha dengan sekuat tenaga
kita sama! keadaan kita adalah sama! lalu kenapa profesi kami yang diidentikkan dengan itu semua??
begitu picikkah pemikiran manusia di abad ini?
ironis sekali...................
TAPI...
dari pertanyaan dan pernyataan orang-orang itu saya jadi bisa mengintrospeksi diri saya sendiri.
saya kini tahu bahwa menghargai orang adalah penting. menghargai pilihan orang lain adalah penting.
saya kini tahu bahwa asumsi umum belum tentu adalah fakta yang benar, maka jangan berbicara tentang sesuatu apabila pengetahuan anda tentang sesuatu itu belum cukup banyak.
saya kini tahu bahwa seseorang harus berpikir dua bahkan sepuluh kali untuk bertanya atau mengeluarkan pernyataan yang bisa menyinggung mereka (yang bahkan belum tentu benar-benar keadaan mereka)
saya kini tahu bahwa kadang-kadang pertanyaan dan pertanyaan yang kita sampaikan secara sengaja ataupun tidak bisa saja menyinggung orang lain, maka sebelum berkata pikirkanlah dulu bagaimana apabila kita ada di posisi mereka.
belajarlah berempati demi dirimu sendiri. siapa tahu orang-orang yang anda katai nyatanya lebih baik daripada anda.
untuk orang orang yang merasa pernah bertanya seperti itu kepada kami, jangan lakukan lagi kepada orang lain.
bertanya untuk informasi mungkin akan lebih baik, karena dengan bertanya tentu pengetahuan anda akan bertambah dan anda akan mengetahui keadaan yang sesungguhnya.
terakhir..
untuk orang2 yang sudah men-judge kami sebagai "pembantu dokter",
saya ingin menginformasikan bahwa kami bukanlah pembantu dokter.
kami perawat adalah MITRA dokter yang melakukan diskusi untuk memberikan penanganan terbaik demi kesembuhan anda. yang mengadvokasikan anda apabila sesuatu terjadi pada anda di lingkungan kami. yang menangani anda sebagai individu yang utuh secara bio-psiko-sosial.
kami tidak bergerak karena disuruh. kami bergerak dengan naluri care kami untuk mengabdi.
kami bahagia menjadi perawat. dan kami bangga.
mohon maaf untuk setiap kata-kata saya yang salah. maaf apabila saya terlalu lancang dan arogan
saya hanya manusia biasa yang bisa tersinggung dan ingin mencurahkan perasaan saya.
mungkin beberapa rekan-rekan saya pernah mengalami hal serupa.
semoga ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua.
terimakasih ^^
note from my Seven Never Ends "S****y", 19 Juli 2011
you can see at http://www.facebook.com/#!/note.php?note_id=10150230516001056
Rabu, 15 Juni 2011
20 tahun Menyala..
20 tahun sudah ku mengaruhi kehidupan..
20 tahun sudah ku melewati liku-liku..
20 tahun sudah ku menggoreskan berbagai macam warna..
20 tahun sudah ku bertemu dengan berbagai macam bunga..
20 tahun sudah ku belajar ini itu..
20 tahun sudah ku berada di bumi ini, bumi Allah..
20 tahun sudah ku bersinar..
Akahkah cahaya itu semakin bersinar ataukah akan semakin redup??
Bersinarkah?
Redupkah?
Tak ada yang dapat memprediksi..
Semuanya tergantung dari cahaya itu sendiri..
Tak peduli hasilnya redup atau terang,,
yang terpenting proses dalam menyinarinya itu..
Yaa Rabbi,,
Yaa Rahman,,
Yaa Rahim,,
Yaa Malik,,
Yaa Qudus,,
Yaa Jabbar..
permudahkan hamba dalam menjalankan amanah-amanah hamba di dunia ini..
terangkan jalan hamba dalam menuju surga-Mu..
Berikan cahaya tenang dan damai-Mu dalam qolbuku..
Lapangkan jalan pemikiran hamba..
Permudahkan hamba dalam kesulitan..
Sayangi dan cintai orang-orang yang hamba cintai..
Dan hiasi selalu langkah hamba dengan ridho dan rahmat-Mu..
aminn allahumma aminn...
^_^ 120691-120611
20 tahun sudah ku melewati liku-liku..
20 tahun sudah ku menggoreskan berbagai macam warna..
20 tahun sudah ku bertemu dengan berbagai macam bunga..
20 tahun sudah ku belajar ini itu..
20 tahun sudah ku berada di bumi ini, bumi Allah..
20 tahun sudah ku bersinar..
Akahkah cahaya itu semakin bersinar ataukah akan semakin redup??
Bersinarkah?
Redupkah?
Tak ada yang dapat memprediksi..
Semuanya tergantung dari cahaya itu sendiri..
Tak peduli hasilnya redup atau terang,,
yang terpenting proses dalam menyinarinya itu..
Yaa Rabbi,,
Yaa Rahman,,
Yaa Rahim,,
Yaa Malik,,
Yaa Qudus,,
Yaa Jabbar..
permudahkan hamba dalam menjalankan amanah-amanah hamba di dunia ini..
terangkan jalan hamba dalam menuju surga-Mu..
Berikan cahaya tenang dan damai-Mu dalam qolbuku..
Lapangkan jalan pemikiran hamba..
Permudahkan hamba dalam kesulitan..
Sayangi dan cintai orang-orang yang hamba cintai..
Dan hiasi selalu langkah hamba dengan ridho dan rahmat-Mu..
aminn allahumma aminn...
^_^ 120691-120611
Langganan:
Postingan (Atom)
