"Sesungguhnya harapan itu selalu ada untuk orang yang berusaha. Berusahalah, maka harapan itu ada." -anonym-

Minggu, 17 Februari 2013

Hikmah #2

Masih bingung dengan tukang parfum dan temannya? hhee
Jangan bingung toh.. Woles bahasa kerennya mah. hhi

Maksud dari postingan sebelumnya kalo hidup itu ada 2 pilihan, yaitu menjadi "tukang parfum" atau "temannya" itu simple kok. Tak serumit yang dibayangkan. Howalah..
Intinya, dalam kehidupan itu hanya ada 2 pilihan, ingin menjadi agen perubahan, atau hanya menjadi pengikut dari perubahan itu sendiri. Nah! Keterkaitannya dengan tukang parfum dan temannya, kaitkan sendiri yaa. Kan teman-teman cerdas dan berprestasi (kok jadi iklan. hha).
Ga bingung lagi kan? Jadi itu maksud yang ingin saya sampaikan. Semoga bermanfaat bagi yang membaca ^_^

Alhamdulillah~ Malam ini, jiwa-jiwa saya yang sempat tertidur menjadi bangkit kembali. Kenapa? Malam ini saya diingatkan dengan quatation teman saya lagi (sebut saja: Retno)
Begini ceritanya.....
Suatu ketika di ruang tengah, saya bersama teman-teman kosan sedang berkumpul sambil menonton televisi. Malam ini jadwalnya acaranya "Pak Mario Teguh". Ketika lagi memindahkan chanel televisi, teman kosan saya meminta kepada si Retno untuk memeindahkan chanel ke acara Pak Mario Teguh" tersebut, katanya, "Lagi butuh motivasi nih!". Sontak si Retno menjawab,
"Motivasi itu bukan diberi, diminta, atau dicari, tetapi dibangkitkan! Karena sebenarnya motivasi itu sudah ada dalam diri kita sendiri. Jadi kita hanya perlu membangkitkannya saja."
Subhanallah~
Lagi-lagi saya diingatkan betapa selama ini saya salah menilai.
Ketika saya lagi males dan tidak semangat, saya suka mengeluh, "Butuh motivasi nih!". Padahal sebenarnya motivasi itu sudah ada dan tetap ada dalam diri kita sendiri. Kita hanya kadang kala perlu untuk membangkitkannya ketika ia tertidur. Emang bener sih, mau berapa orang yang ngasih motivasi ke kita, kalau diri kita sendiri yang tidak memutuskan untuk bangkit, sampai kapanpun ia ga akan bangkit-bangkit.

Jadi kalo kita lagi down, teriaklah "BANGUNLAH MOTIVASI YANG SEDANG TIDUR! BANGKITLAH!" (^_^)9

Hikmah #1

Alhamdulillah..
Hari ini hari yang penuh makna, penuh hikmah, dan penuh teguran. :)
Memang benar kata pepatah, "Jika kita berteman dengan orang yang berjualan parfum, maka kita akan ikut menjadi wangi" ^_^

Di suatu waktu terjadilah percakapan saya dengan teman saya (sebut saja: Iin)
Kami sedang bersanda gurau sambil berbincang-bincang.
Kami pun ingin menjalankan rencana kami, yaitu ingin perawatan mata. Kenapa? Kami sama-sama memakai kacamata karena mata kami minus. Makanya kami memutuskan untuk melakukan perawatan mata agar minus kami berkurang, salah satunya obat mata yang terbuat dari madu (karena ini bukan ajang iklan, jadi saya tidak menjelaskan secara terperinci ya. hhe). Dan kita semua pun sudah tahu kan kalau madu itu adalah segala macam obat  (saya lupa ayat Al-Qur'an nya, cuma menurut risalah Rasulullah, beliau sering menggunakannya) :D
Padahal kalau dipikir-pikir, Allah udah sayang banget sama kita, tapi kenapa kita masih ga bisa menjaga pemberian-Nya? Astaghfirullah. Lagi-lagi diingatkan ^_^

Di tengah-tengah pembicaraan, si Iin melontarkan sebuah quotation seperti ini
"Segala sesuatu yang kita lihat di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan nanti di akherat kelak."
Subhanallah! kata-katanya singkat, padat, dan menohok, dan sekilas seperti ada sambaran kilat di atas kepala saya (kayak di tipi-tipi hhe). Astaghfirullahal'adzim.. Apakah kedua mata ini, yang merupakan titipan-Nya sudah menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya? Sudah berapa banyak pemandangan yang seharusnya tidak dilihat dengan menggunakan kedua mata ini? Astaghfirullah..Astaghfirullah.. Bagaimana nanti saya akan memepertanggungjawabkannya kelak? (petir langsung menyambar hhee)

Ya Allah, Ya Rabbi...
Ampunilah hamba Ya Allah..
Astaghfirullah.. Astaghfirullah..Astaghfirullahal'adzim...
Ya Rabbi, ampunillah segala sesuatu yang tidak seharusnya saya lihat dengan kedua mata ini..
Ya Rabbi, ampunilah segala sesuatu yang tidak seharusnya saya dengar dengan sepasang telinga ini..
Ya Rabbi, ampunilah segala sesuatu yang tidak seharusnya saya ucapkan dengan lidah ini..
Ampuni hamba Ya Allah..
Astaghfirullahal'adzim..

Teguran yang sangat sederhana, namun berdampak besar.
Kita terlahir di dunia ini hanya ada 2 pilihan, yaitu menjadi tukang parfum? atau temannya? ^_^9

Jumat, 15 Februari 2013

NOSTALGI(L)A #2

"Lalu apa yg terjadi dengan si Tono? dan apakah ungkapan hati si Budi diterima?"

Hmmm.. Kasih tau ga ya? (hehehe..)
Tono dan Budi alhamdulillah sehat wal'afiat kok sampai sekarang.. (hahaha)

"Waktu itu, tanpa berpikir panjang, saya pikir jawaban "YES" ga masalah. Kenapa ga dicoba? Itu sih pemikirian saya dulu, yang masih belum terlalu serius ke arah sana (Ke arah mana hayoo? haha)
Dan "YES" saya itu lah yang berdampak ke Tono. Kok bisa? Itulah yang tadinya saya tidak mengerti (emang sekarang udah ngerti?) hhaa.
Kelabilan emosi Tono saat itu saja yang membuat dia ga berpikir panjang. Kata orang-orang sih itu namanya patah hati (emang iya?!) haha. Lumayan lama dia menghindar untuk mencari kestabilan emosinya kembali. Bisa dibilang ga bisa dihitung hari, minggu, bahkan bulan. Tahunan! yaa Tahunan! Selama *tahun dia menganggap saya seakan-akan emang ga ada. Wajar sih. Tapi kalo liat respon dia seperti itu, rasanya saya itu makhluk terjahat di dunia. Kata maaf aja ampe ga cukup. Susah emang yang namanya "ikklas" itu.

Tapi 1 yang saya dapet,
"Persahabatan itu ya persahabatan.  Sampai kapanpun kamu mencoba melupakannya, itu akan semakin terlihat jelas di alam pikiranmu!"
Balapan motor yang dia lakukan itu hanya luapan emosi saja. Dia masih bisa berpikir sehat kok saat itu. Alhamdulillah tidak rerjadi sesuatu hal yang buruk saat itu. Kalau saja terjadi, mungkin saya juga ga bisa memaafkan diri saya sendiri sampai sekarang.

Mengingat kembali itu seolah-olah kita benar-benar sedang menari-nari dalam kejadian masa itu. Kejadian itu terlihat jelas, tak terlupakan satu hal pun (lebay!)

Ketika saya baru pertama kali yang namanya dekat dengan seseorang dengan ikatan yang berbeda (itu saya rasakan di masa akhir putih abu-abu), yang namanya berbagi cerita dengan para sahabat-sahabat yang setia mendengarkan dan menemaniku menangis. Semua itu saya rasakan.

Sebenarnya mengingat masa-masa putih abu-abu itu menyenangkan. Tertawa geli, senyum-senyum sendiri sampai dibilang kayak orang gila kalo diinget-inget. Mengingat boleh, tapi setidaknya jangan mengulangi sesuatu hal yang salahnya. (hhoho)

Seseorang berkata,
"Tak ada yang salah dengan cerita kehidupan kita, semua itu adalah cerita yang sudah tertulis.  Yang menjadi tantangan hanyalah bagaimana kita menghadapi kedepannya.  Apakah akan menjadi lebih baik, sama saja, atau malah lebih buruk?  Itulah PILIHAN!"
Setiap orang yang mempunyai hubungan dengan kita, hubungan apa pun itu, akan menjadi bagian cerita dalam hidup kita. Semua tergantung dari diri kita sendiri. Mau menjadi cerita pembangun, pembangkit, cerita aja, atau malah cerita terpuruk? Semua PILIHAN sist, bro!"

Ini lah ceritaku, bagaimana dengan cerita mu?

Senin, 11 Februari 2013

NOSTALGI(L)A #1

Tertawa geli jika saya melihat kembail postingan2 blog yang jaman dulu kala.
Rasanya lebay gituu. hhaa
Udah lama nih ga nulis di blog, ya walaupun tulisannya tidak begitu bagus (mungkin). hhe

Sekarang saya ingin menulis kembali, menulis kepingan-kepingan itu. ciaaa.. ya seperti lagunya Pasto (pergi untuk kembali) haiiyaaa. hehe

Tau kan kamu? (Pasti tau dong. :)) Kemarin saya baru buka blog ini kembali dan menggantikan title nya dengan "KEPINGAN MELANKOLIS". Kenapa saya ganti? Soalnya setelah diliat-liat, postingannya mellow semua. wuahaha Mungkin itu sisi melankolis saya sebagai wanita kali yaa. Wajar dong.. :)

Yiaah, walaupun banyak juga orang yg ga suka meloow, tapi percaya deh, semua orang itu punya sisi mellow nya, walaupun ga sama sih. hhee.. Mungkin ini mekanisme koping saya dalam mengatasi kegundahan hati atau bahasa kerennya Melankolis. Jadi, bagi siapapun yang menertawakan sisi melow seseorang itu sama saja dengan tidak menghormati hak dia sebagai manusia yang memiliki akal dan perasaan. Setuju?! Setuju atau tidak, setuju weh nyaak (sunda nya mulai keluar) haha.

Saya terlalu melankolis mungkin iya, tapi terlalu cuek juga iya (Nah lho!) hihi. Terlalu cuek disini mungkin lebih ke sisi tahu dan tidak tahunya mungkin yaa, dan mungkin juga dilihat dari sisi respek atau tidak dengan keadaan luar. Kenapa demikian? Karena saya seringkali dibilang "GA PEKA" dengan keadaan seseorang. 

Masih bingung? Oke deh, saya kasih contoh real nya begini :

"Suatu ketika (agak lebay dikit gpp ya? hhe) zaman dulu kala lah pokoknya. Zaman putih abu-abu (jaman nya galih dan ratna) hihi. Kagak cerita-cerita nih kalo ngomongin jaman mulu. hehe. Oke deh, dimulai yaa..
Di jaman itu, saya pernah disukai sama sahabat saya sendiri (sebut saja Tono) dan mungkin dampaknya masih sampai sekarang (hayoo lho!! anak orang) haha. Saya sih sebenarnya bukan ga peka juga sih, Tapi lebih tepatnya kagak mau ke-GR an. haha. Sampai suatu ketika, ada seorang laki-laki (sebut saja Budi) yang mengutarakan perasaannya kepada saya. Kesempatan bagus nih, masa ditolak? hhaha . Wajar ya, itu masih pemikirian jaman dulu. hha. Terus hubungannya dengan sahabat saya tadi apa?? Si Tono ngamuk berat, sumpah!! bukan kayak orang deh sepertinya. Dia berubah ampe 180 derajat. Saat itu sih saya masih belum tau ya sebabnya kenapa. Dia kagak mau bilang kenapa2nya. Cerita-cerita lagi udah jarang. Cuma emang rada aneh sih yaa, dia kagak bilang kenapa apanya, tiba-tiba langsung diemin saya dong, bahkan dia sampai menghindar, dan lebih nekatnya dia ampe balapan motor (agak lebay nih. hhe) untuk ngilangin stres nya. Wow!! Pasti sebagian orang ngomong gitu, tapi perasan saya saat itu serba salah bro! Dan saya pun ga bisa berbuat apa-apa."

Lalu apa yg terjadi dengan si Tono? dan apakah ungkapan hati si Budi diterima?

Berhubung saya harus ke kampus, nanti saya lanjutin lagi yaa..

~to be continued~

Minggu, 13 Mei 2012

Perkembangan Pendidikan Indonesia


02 Mei. Teman-teman tahu itu hari apa?
Ketika bertanya akan moment pada saat itu, tak jarang hanya sedikit yang tahu.
kalaupun tahu, tak sedikit yang menghiraukan.

Hari Pendidikan..
Ya, tepat sekali.
Tepatnya Hari Pendidikan Nasional.
Masih Nasionalkah?
Masih pedulikah negara Indonesia yang kita sanjungkan ini terhadap pendidikan?
Renungkanlah teman-teman.. :)

Coba kita balik lagi ke perjuangan pahlawan-pahlawan kita sampai menetapkan tgl. 02 Mei ini sebagai Hari Pendidikan Indonesia.
Subhanallah.. Jungkir balik memperjuangkannya bukan?
Jangan bilang teman-teman lupa Bapak Pendidikan Indonesia kita yang memperjuangkan Indonesia itu siapa.
Jangan bilang iyaaa..
ckckck,, Astaghfirullahal'adzim..
Cari tahu yaa siapaa.. Kalo sampai ga ketemu, berarti nilai IPS nya NIHIL. hihi, :)

Ini cerita nyata dari perjuangan seseorang yang sangat ku kenal..
Sebut saja "Bunga". hihi. :)

Jujur, bertahun-tahun saya bersekolah, menuntut ilmu sampai jungkir balik, baru kali ini hati saya bener-bener tersentuh.
Aww!!
Tersentuh? Pasti banyak yang bertanya-bertanya kan?
"Tersentuh kenapa? Emang apa yang terjadi? Ada yang salah?"
pasti teman-teman bertanya seperti itu kan? hehe

Saya pun terheran-heran, kenapa baru sekarang menyadari..
Ckckckck..
Tapi bersyukurlah menyadari, daripada hanya bisa tertidur dan tidak bangun-bangun. hehe.

Begini ceritanya, ceritanya begini, jadi begini ceritanya..
(Kapan mulainya? huh! hehe)

Sebelumnya, ini bukan berarti menyindir atau apa..
ini hanyalah sebuah ungkapan hati dan pikiran yang selama ini ternyata tertidur,
dan entah sampai kapan orang-orang yang masih tertidur itu akan bangun dari sarangnya..
Semoga saja cerita ini tidak menimbulkan salah paham dari pihak mana pun dan justru akan memperbaiki sistem yang seharusnya diperbaiki. aamiin..

Teman-teman tahu siapa yang memimpin negara ini?
Ya, pasti semua langsung menjawab, "Pak Presiden!!"
Lalu apa sih tugas presiden itu??
Memimpin bukan? Memperjuangkan bukan? Mengatur bukan? Mensejahterakan rakyatnya bukan?
Sekarang pertanyaannya dibalik,
Sudahkah teman-teman merasa dipimpin? Sudahkah teman-teman merasa sejahteraa??
#jawab sendiri dalam hati yaa. dan renungkan..:)

Kita balik lagi ke cerita Si Bunga..
Jadi Si Bunga itu barulah pulang dari Negara nun jauh disana, Texas, USA.
"Waw!! Jauh banget!! Ngapain disana? Jalan-jalan ya? Asik banget dah."
Pasti itu pertanyaan yang ada dibenak teman-teman kan?
Ckckck.. Sungguh susahnya berhusnudzon yaa. hehe
Teman-teman salah besar kalau men-judge si Bunga pergi jalan-jalan ke Texas, USA.
Kenapa? Karena nyatanya beliau tidak jalan-jalan.
Sama sekali TIDAK!!
Beliau kesana memperjuangkan nama negara yang sangat kita cintai ini, kita sebut saja Indonesia bersama temannya (Sebut saja Mawar)
dalam Lomba International Sustainable World Engneering Environment Project Olympiad selama 6 hari dari tanggal 2 Mei-7 Mei 2012. (Waw!! Ini nyata lho!)

Jungkir-balik, jungkir lagi, baik lagi, dan terus-terusan. Itu yang mereka rasakan.
Teman-teman tahu mereka kelas berapa?
2 SMA..
2 SMA teman-teman.
Usia-usia produktifnya untuk memperjuangkan Indonesia secara Internasional bukan?

Lantas apa yang terjadi?

Jujur saya beritahukan bahwa mereka HAMPIR TIDAK JADI PERGI KE TEXAS, USA.
Kenapa? Kok bisa?

Pertama,
Dari pihak Yayasan sekolah mereka hampir tidak menyetujui, bahkan tidak mendukung.
Waw!! Kenapa? Padahalkan niatnya kan baik. Ya nggak? ckckck..
Tapi tenang teman-teman, baru hampir.
Dan Alhamdulillah setelah dilobi akhirnya Pihak Yayasan Sekolah pun menyetujui.
Jangan membayangkan semudah membalikkan telapak tangan yaa.. Ini bener-bener perjuangan. ^_^

Kedua,
Sponsor..
ya, sponsor..
Harus kemana nyari sponsornya?
Masa si harus ke negara sebelah? sok iyaa itu mah.
haha..
Subhanallah.. dahsyatnya mencari sponsor itu ampe engap-engapan napasnya.
ckck.. Kalo diibaratkan berlari, sampe mau pingsan lah. (lebay dikit lah yaa.. hehe)

Kenapa bisa susah sih?
Mana Dinas Pendidikan yang katanya memperjuangkan pendidikan Indonesia?
Mana Pemerintah, bahkan menteri yang memperjuangkan pendidikan Indonesia?
Mana Pemimpin kita yang katanya peduli sama rakyatnya?
ckck.. astaghfirullahal'adzim.

Bapak-bapak, Ibu-ibu yang terhormat, mereka bukan jalan-jalan lho ke Texas, USA itu.
Mereka mau memperjuangkan dan mengharumkan nama negara tercinta kita ini.
Mereka bukan study banding Bapak-bapak Ibu-ibu..
mereka pure ingin membawa Nama Indonesia ini.
Untuk apa??
Ya untuk membuktikan ke Seluruh negara bahawa ini lho Negara Indonesia.
Hebat bukan pendidikannya?
Hallo Bapak-bapak Ibu-ibu..
Tengoklah sebentar..
Masa menengok pun engan sih?
Apa salah?
ckckck..

Begitu banyak Media massa yang mengekspose akan hebatnya mereka dalam memperjuangkan nama Indonesia ini.
Tapi nyatanya apa?
Tersentuh atau menengok pun untuk sekedar melihat dan memberi dukungan pun tidak.
Kenapa ini Bapak-bapak dan Ibu-ibu terhormat?
Mereka bukan minta materil yang berarti kok.
Setidaknya dukungan dan dorongan. (Tapi kalo dikasih materil alhamdulillah banget sih. hehe)
Mana? Mana? Mana?

Apakah Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang terhormat itu tahu bahwa mereka sekarang bukan sekedar memperjuangkan nama Indonesia,
tapi sudah mengharumkan nama Indonesia secara Internasional??
Teman-teman tahukah bahwa mereka berhasil mendapatkan Medali perunggu. Bronze Medal for Indonesia.
Waw! Internasional.

Lihat Bapak-bapak Ibu-ibu..
Lihat kesini!
Tengoklah sebentar.
Mereka berhasil mengharumkan nama Indonesia dikancah Internasional.
Dunia sudah mengakuinya..

Tapi mana pemimpin negara Indonesia?
Menengok sekedar berjabat tangan untuk memberikan ucapan selamat dan terima kasih pun tidak. TIDAK SAMA SEKALI.
Bahkan menyambut di bandara pun tidak. TIDAK SAMA SEKALI.
Mereka berjuang lho Bapak, bukan jalan-jalan (bukan bermaksud menyinggung. hehe)

Jangan jauh-jauh ke pemimpin negara deh.
Ke wilayah dulu deh.
Bapak Dinas Pendidikan Wilayah mana?
Janji untuk ketemu pun diingkari dan sampai sekarang pun tidak jadi ketemu.
ckck..

Mereka yang sudah berjuang, bahkan menharumkan nama Indonesia, apakah ini apresiasinya?
Mana apresiasi nya Bapak-bapak Ibu-ibu yang terhormat??

Mungkin apresiasi tidak begitu penting.
Tapi dukungan moril, dorongan. Manaaaaa?

Untuk sekedar mengajak berbincang dan memberikan petuah sedikit pun tidak bisakah?
Sesibuk itukah?
Setidaknya perwakilannya.
Tidak adakah?
Miris sekali bukan teman-teman??
ckckck. Astghfirullahal'adzim..

Tidak adanya dukungan dari Bapak-bapak Ibu-ibu yang terhormat pun mereka sudah mampu mengharumkan nama Indonesia dan mendapatkan Bronze Medal.
Apalagi kalau dari awal sudah mendapatkan dukungan penuh??
Mungkin bisa sampai Gold Medal yang diperolehnya.
Mungkin sajaa.
Karena menurut ilmu yang saya peroleh, dukungan moril itu sangat-sangat berpengaruh dalam menentukan keberhasilan seseorang.
Perhatian yang menyeluruh pun akan sangat berarti.

Itulah yang menyentuh dan membangunkan saya, teman-teman.
Sedikit bercerita tentang pengalaman akan seseorang yang sudah saya kenal dekat.
Sekarang saatnya teman-teman terbangun.
Bagaimana pendidikan di Indonesia sekarang ini?
Apakah benar-benar sudah mensejahterakan rakyat??
Apakah sudah teman-teman rasakan?
Renungkanlah teman-teman..

Semoga cerita singkat ini dapat menjadi inspirasi teman-teman sekaligus dapat membangunkan para pemimpin yang masih tertidur.

Hidup Indonesia!!!
Hidup Pendidikan Indonesia!!
Hidup Kesehatan Indonesia!!

-pure story by EYR-
20:32 11/05/2012

Selasa, 13 Desember 2011

-TRAGEDI 131210-


365 hari..
365 hari berlalu..
365 hari terlewati..

gelap..
gempar..
hancur..
berantakan..
rapuh..
tak berdaya..

air mata tak bisa berhenti membasahi kedua bola mata..

semua berusaha mengembalikan cahaya itu..
semua cahaya disekitar ikut membantu menerangkan hati yang sudah gelap itu..
semua terjadi tanpa rencana..
semua terjadi begitu saja..

kepala tak berhenti berputar..
terasa langit pun ikut merasakan putaran itu..

10 hari kemudian berlalu tanpa daya..

dan akhirnya bertemulah kedua hati yang redup itu..

tak ada kata yang mampu menggambarkan keadaan hati keduanya..
namun air mata itu..
air mata yang terpendam begitu lama..
tak mampu lagi ditampung..

TUMPAH!!!!
semuanya keluar..
tak bersisa..
PLONG!!

sekarang itu semua hanya warna gelap..
warna gelap yang menegaskan hati kita..
yang membuat kanvas hati lebih indah..

semoga keindahan itu adalah keindahan dengan RIDHO-NYA..

I’ve been living with a shadow over head
I’ve been sleeping with a cloud above my bed
I’ve been lonely for so long
Trapped in the past I just can’t seem to move on
I’ve been hiding all my hopes and dreams away
Just in case I ever need ‘em again someday
I’ve been setting aside time
To clear a little space in the corners of my mind

All I wanna do is find a way back into love
I can’t make it true without a way back into love
Oh oh

I’ve been watching but the stars refuse to shine
I’ve been searching but I just don’t see the signs
I know that it’s out there
There’s gotta be something for my soul somewhere
I’ve been looking for someone to shed some light
Not somebody just to get me through the night
I could use some direction
And I’m open to your suggestions

All I wanna do is find a way back into love
I can’t make it through without a way back into love
And if I open my heart again
I guess I’m hoping you’ll be there for me in the end

There are moments when I don’t know if it’s real
Or if anybody feels the way I feel
I need inspiration not just another negotiation

All I wanna do is find a way back into love
I can’t make it through without a way back into love
And if I open my heart to you
I’m hoping you’ll show me what to do
And if you help me decide again
You know that I’ll be there for you in the end


Rembulan yang merindukan bintangnya..

20:19 13/12/2011


Senin, 05 Desember 2011

REDUP


Sesuatu terasa menghilang..
Tak tahu kemana..
tak tahu mengapa..

Apakah ini petanda atau sebuah isyarat??
Apakah petunjuk dari-Mu hasil dari doa-doaku?
Ya Allah,, dalam keraguan ini,,
Berikan lah hamba petunjuk-Mu..
Berikan hamba keyakinan sehingga ragu-ragu itu pun hilang..

Tak tahu mengapa ini ku rasakan lagi..
Aku mulai ragu..
Apakah ini benar adanya atau hanya firasatku saja?

KEMANA KAMU??
KAMU SEPERTI ASIK DENGAN DUNIA MU SENDIRI!!

AKU KECEWA..
DAN AKU MULAI GOYAH..

apa yang seharusnya ku lakukan agar kamu tahu apa yang aku rasakan?
Apakah bisu ku ini tidak menyadarkan mu?
apakah acuh ku ini merupakan sesuatu hal yang menurut mu biasa saja?

Aku semakin tak tahu apa yang ada dalam rencanamu..
Engkau dekat ketika ku menganggapmu sudah terlalu dekat..
Engkau pun jauh ketika ku menganggapmu menghilang..

PERIH..
Tak tahu kata-kata apa yang sebenarnya pantas untuk menggambarkan perasaanku saat ini..
KECEWA...
Jelas ini membuatku kecewa..
Harapan-harapan yang dulu ada dibenakku kini mulai ku hapus satu per satu..

Jelaskan caramu!!
Jelaskan mau mu!!
Sehingga ku tak merasa seperti ini lagi..
Yakinkan aku jika itu emang harapanmu..

Ya, Rabb penguasa segalanya..
Hanya kepadamu hamba memohon dan meminta pertolongan,
Ku mohon tunjukkan hamba jalan-Mu..
jalan yang penuh Ridha dan Rahmat-Mu..
Aamiin..

7:01 02/12/2011